Memoar Pangeran Harry diklaim akan menimbulkan kontroversi baru bagi keluarga kerajaan Inggris. Pangeran Harry pun diminta untuk menerbitkan memoar tersebut bila sang ayah, Pangeran Charles, sudah wafat.
- Sisilia Rizky Azalea
- Rabu, 21 Juli 2021 - 11:25 WIB
WowKeren - Duke of Sussex sekaligus suami dari selebriti asal Amerika, Meghan Markle yakni Pangeran Harry kembali menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat dunia. Pasalnya, Pangeran Harry direncanakan akan segera merilis buku berisi memoar perjalanan hidupnya selama ini.
Tentunya, para ahli telah mengklaim jika nantinya memoar tersebut akan menjadi bumerang bagi keluarga kerajaan Inggris. Alhasil, segala rahasia keluarga kerajaan Inggris terancam terbongkar di depan publik.
Terlebih lagi, hubungan Pangeran Harry dengan keluarganya diklaim tak sedang baik. Pihak kerajaan pun disebut khawatir dan was-was dengan isi memoar Pangeran Harry nantinya.
Tak hanya itu, para kritikus juga merasa khawatir bila nantinya memoar Pangeran Harry akan kembali menimbulkan kontroversi baru. Mengingat kerajaan Inggris pernah dikecam sebagai keluarga yang rasis akibat wawancara Pangeran Harry dan Meghan bersama Oprah Winfrey.
Seorang presenter asal Inggris yakni Brenda Edwards lantas menyarankan agar Duke of Sussex itu merilis memoarnya bila Pangeran Charles sudah tak ada lagi di dunia. Hal itu lantaran Brenda khawatir Pangeran Charles akan syok dan kecewa dengan pernyataan sang putra.
"Waktu yang lebih baik mungkin ketika ayahnya tidak ada lagi. Berbicara dari pengalaman saya sendiri," terang Brenda. "Saya menulis memoar tentang ibu saya dan mengapa kami tidak melanjutkan dan saya menunggu sampai ibu dan ayah saya meninggal dan bahkan saat itu, ada orang-orang di keluarga saya yang tidak menyukai apa yang saya tulis."
Bila Brenda seorang teman atau kerabat Pangeran Harry, tentunya ia akan meminta Duke of Sussex itu untuk tak cepat-cepat menerbitkan buku memoar miliknya. Brenda mengklaim saat ini dan beberapa tahun kedepan bukan saat yang tepat untuk menerbitkan memoar perjalanan hidup Pangeran Harry.
Banyak yang harus dipikirkan seperti kesehatan serta perasaan Ratu Elizabeth II. Yang mana, Ratu Elizabeth II baru saja kehilangan sang suami, Pangeran Philip.
"Namun, jika saya adalah teman atau kerabat, saya harus jujur, saya akan mengatakan tidak sekarang Harry, tidak sekarang. Tunggu. Saya pikir itu terlalu cepat dengan segala sesuatu yang lain yang terjadi," tambahnya. "Saya benar-benar tidak berpikir dia harus memikirkan hal-hal dengan neneknya, Ratu kita, karena usianya dan disakiti oleh begitu banyak hal yang baru-baru ini dikatakan dan dilakukan."
(wk/Sisi)