Ernest Prakasa Posting Bahasan Terkait Pelecehan Seksual Saat Live IG, Soroti Kasus Niko Al Hakim?
Instagram/ernestprakasa
Selebriti

Baru-baru ini, Ernest Prakasa membuat InstaStory yang membahas tentang pelecehan seksual saat sedang live Instagram. Mengacu pada tudingan pelecehan yang menyeret Niko Al Hakim?

WowKeren - Setelah Prilly Latuconsina, kali ini Ernest Prakasa turut menyoroti perilaku menjurus pelecehan seksual di kalangan influencer. Sebelum ini, Prilly lewat akun Instagram pribadinya mengungkapkan bahwa dirinya jijik dengan banyaknya pria yang bangga melakukan pelecehan seksual di dunia maya.

Meski tidak berkomentar apa-apa, sutradara film "Imperfect" tersebut membuat postingan yang mengarah pada perilaku seorang influencer yang melakukan pelecehan saat sedang live di Instagram. Belum lama ini, nama Niko Al Hakim mantan suami Rachel Vennya sedang santer dituding melakukan pelecehan seksual saat sedang live.

Melalui Instagram Story, Ernest menyematkan sebuah postingan dari akun @_perempuan_ yang diberi judul besar berbunyi "IG Live Berisi Challenge Pelecehan Seksual" pada Senin (2/8). Dalam postingan itu menjelaskan mengapa aksi live Instagram seseorang bisa dikategorikan sebagai pelecehan seksual.

Ernest menggarisbawahi sebuah bahasan yang diberi judul berbunyi, "Kok Dibilang Rape Culture sih, 'kan Dia cuma IG Live, Nggak Memperkosa Beneran?". Dikutip dari postingan tersebut, akun @_perempuan_ menjelaskan, "Sederetan aksi-aksi kecil yang dianggap nggak berbahaya bisa escalating atau meningkat di lingkungan yang menyuburkan atau menormalisasi pelecehan seksual hingga perkosaan pada perempuan. Ini yang disebut Rape Culture atau Kultur Perkosaan."


Ernest Prakasa Bahas Pelecehan Seksual Saat Live, Soroti Kasus Niko Al Hakim?

InstaStory

Kemudian akun tersebut menjelaskan bahwa awalnya challenge berkedok "iseng" memang sepele. Namun ajakan atau dorongan untuk melontarkan kata-kata tidak senonoh untuk seseorang dikategorikan sebagai pelecehan seksual yang difasilitasi internet atau Kekerasan Berbasis Gender Online (KBOG).

"Targetnya jelas: perempuan. Apa yang disasar? Seksualitasnya. Bayangkan kalau itu terjadi di dunia nyata. Apakah masih bisa kita normalisasi dan bilang biasa saja? Jadi, mau terjadi di dunia nyata maupun maya, tindakan ini merupakan pelecehan seksual," tulis akun @_perempuan.

Sebelumnya, Okin mendapat teguran keras dari masyarakat setelah mengadakan challenge serupa dengan penjelasan di atas. Yaitu mendorong followers-nya untuk memberikan komentar tidak senonoh atau menjurus ke arah pelecahan untuk temannya.

Hingga saat ini, Okin belum membuka suara mengenai tudingan pelecehan seksual tersebut. Saat ini akun Instagram-nya mendadak hilang dari peredaran di tengah tudingan tersebut.

(wk/inta)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait