Viral Aksi Kakek Tua Berdiri Tiap Pagi di Depan Wisma Olimpiade Tokyo Semangati Para Atlet
Mainichi/Taichi Kaizuka
SerbaSerbi

Kakek tersebut diketahui berada di wisma atlet setiap pagi. Di sana, ia akan berdiri sambil mengangkat papan bertuliskan kalimat yang mengandung dukungan moral untuk para atlet.

WowKeren - Tak terasa gelaran olahraga bergengsi Olimpiade Tokyo akan segera berakhir. Selama berlangsungnya acara ini, memang banyak momen menarik yang berhasil diabadikan lewat kamera.

Tak hanya soal perolehan medal oleh para atlet, namun juga aksi tak biasa yang cukup menghibur bagi siapapun yang melihatnya. Salah satunya aksi seorang kakek yang tak dikenal, yang baru-baru ini viral dan berhasil mengundang perhatian.

Kakek tersebut diketahui pergi ke wisma atlet Olimpiade. Di sana, ia akan berdiri sambil mengangkat papan bertuliskan kalimat yang mengandung dukungan moral untuk para atlet. Aksi ini ia lakukan setiap pagi.

"Selamat pagi para atlet! Bahkan jika Anda tidak mendapatkan medali, Anda tetap yang TERBAIK!! Jadi percayalah pada diri sendiri!" tulis kalimat di papan yang diangkatnya itu dalam Bahasa Inggris.

Viral Aksi Kakek Tua Berdiri Tiap Pagi di Depan Wisma Olimpiade Tokyo Semangati Para Atlet

Twitter/JoePompliano


Tentu saja hal ini cukup menyita perhatian. Kakek itu menjadi viral setelah foto dirinya diposting di Reddit, dengan pengguna memuji tindakannya, menggambarkannya sebagai "perwujudan semangat Olimpiade". Foto itu kemudian juga dibagikan ke media sosial Twitter oleh akun bernama Joe Pompilano.

Dan benar saja, aksinya ini benar-benar dilakukannya setiap hari. Setiap pagi, pria tua itu pasti muncul di luar Wisma Atlet. Time Out Tokyo mencoba berbicara dengan pria itu, yang tidak ingin disebutkan namanya.

Dia tiba paling awal pukul 07:15 waktu setempat, dan mengangkat tandanya setiap kali bus yang penuh dengan atlet lewat. Dia akan berada di sana selama sekitar dua jam setiap hari.

Rupanya, penulisan kalimat itu juga bukan tanpa alasan. Pria itu menceritakan bahwa pada awal pertandingan, ia memegang tanda untuk menyambut para atlet.

Namun karena ia melihat mulai banyak atlet yang terobsesi dengan jumlah medali, ia pun mengubah sambutannya itu ke dalam kalimat yang lebih bernuansa dukungan moral. Masih menurut Time Out Tokyo, pria itu akan melanjutkan aksinya itu hingga akhir Olimpiade pada 8 Agustus.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait