Anggap Sakral, Rayi RAN Tak Berani Masukkan Unsur Rap di Project Daur Ulang 'Zamrud Khatulistiwa'
Instagram/rayiputra26
Musik

Rayi RAN bercerita soal project-nya bersama sejumlah musisi untuk mendaur ulang lagu 'Zamrud Khatulistiwa'. Ray rupanya tak mau menambahkan unsur rap dalam lagu tersebut.

WowKeren - Dipha Barus, Rayi Putra RAN, Rossa, Kunto Aji, dan Aurelie Moeremans berkolaborasi dalam sebuah project untuk membawakan ulang lagu "Zamrud Khatulistiwa" karya Guruh Soekarno Putra. Dikenal sebagai musisi dengan spesialisasinya di bidang rap, Rayi melakukan hal berbeda dalam project kali ini.

Rayi tidak ingin menambahkan rap dalam lagu tersebut. Menurut Rayi Putra, "Zamrud Khatulistiwa" adalah lagu sakral yang liriknya telah ditulis dengan teramat baik. Sehingga dirinya pun merasa berat apabila harus menambahkan lirik rap dalam lagu tersebut.

"Tadi kepikiran kayak gitu (membuat bait rap), tapi setelah ngobrol sama Dipha (Barus), memang lirik-lirik di lagu ini sudah bagus banget, sudah cukup sakral. Apalagi gue dengerin dari versi Chrisye. Untuk gue masukin lirik-lirik baru itu tuh merupakan beban yang sangat berat," ujar Rayi Putra dalam konferensi pers virtual, Jumat (13/8).

Setelah berdiskusi dengan Dipha Barus, dirinya akhirnya memutuskan untuk menyanyikan bagiannya di lagu itu. Hanya saja, untuk memberikan kesan berbeda, Rayi mencoba memberikan efek pada suara dengan autotune.


"Gue sama Dipha akhirnya tetap menggunakan lirik yang sudah bagus ini. Suara gue memang di-autotune banget biar ada twist-nya. Gue biasanya nge-rap, di sini tetap bernyanyi, tapi jadinya pakai autotune," cerita Rayi.

Bagi Rayi, "Zamrud Khatulistiwa" adalah lagu yang memiliki kenangan membekas. Bila Dipha Barus menyukai lagu tersebut dalam versi yang dibawakan oleh Keenan Nasution, Rayi pertama kali mendengar lagu itu dalam versi yang dinyanyikan oleh Chrisye.

"Jujur lagu Zamrud khatulistiwa tuh gue suka banget. Pas gue kecil nyokap gue punya album Chrisye yang ada lagu itu, jujur gue suka dengerin. Karena gue kan sebenarnya waktu kecil itu basic-nya main drum, lagu Zamrud Khatulistiwa drumnya seru," pungkas Rayi.

Daur ulang Zamrud Khatulistiwa dibuat dalam rangka kampanye Ressonited yang digagas oleh salah satu layanan streaming musik dalam rangka merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang.

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!