B.I Jalani Sidang Pembacaan Hukuman atas Kasus Narkoba, Ini Dakwaan dari Hakim
Selebriti

Hakim Pengadilan Distrik Pusat Seoul Park Sa Rang telah memutuskan dakwaan untuk B.I dalam sidang pembacaan hukuman yang diadakan pada pukul 13:50 KST hari ini, Jumat (10/9).

WowKeren - Menurut Perjanjian Pidana 25-3 Pengadilan Distrik Pusat Seoul, sidang pembacaan hukuman untuk B.I diadakan pada pukul 13:50 KST hari ini, Jumat (10/9). Musisi tersebut dituduh melanggar Undang-Undang Pengendalian Narkotika.

B.I dituduh membeli LSD melalui A, seorang kenalan, dari April hingga Mei 2016 dan menggunakan beberapa di antaranya. Setelah insiden itu dilaporkan, B.I mengundurkan diri dari iKON dan memutuskan kontrak eksklusifnya dengan YG Entertainment.

Pada sidang resolusi yang diadakan pada tanggal 27 Agustus lalu, jaksa menyatakan, "Terdakwa telah mendapat banyak manfaat dari kegiatan hiburannya selama 3 tahun setelah kejahatannya" dan menuntut hukuman 3 tahun penjara dan denda 1,5 juta won (sekitar Rp 18,2 juta) untuk B.I.

Dalam pernyataan terakhirnya selama persidangan sebelumnya, B.I sempat memohon keringanan hukuman. "Di masa depan, saya ingin menjalani kehidupan yang akan terus saya refleksikan dan lihat kembali pada diri saya sendiri," ucapnya.


B.I Jalani Sidang Pembacaan Hukuman atas Kasus Narkoba, Ini Dakwaan dari Hakim

Source Foto: mydaily

Pada sidang pembacaan hukuman hari ini, hakim Pengadilan Distrik Pusat Seoul Park Sa Rang menghukum B.I empat tahun masa percobaan, dengan 3 tahun penjara jika dia melanggar ketentuan masa percobaan karena melanggar Undang-Undang Pengendalian Narkotika.

Selain itu, B.I diperintahkan untuk melakukan 80 jam pelayanan masyarakat serta 40 jam mengikuti ceramah tentang narkotika. Pemilik nama asli Kim Hanbin tersebut juga masih harus membayar denda 1,5 juta KRW (sekitar Rp 18,2 juta).

Sementara itu dalam sidang sebelumnya, B.I berkata, "Saya membuat kesalahan yang benar-benar bodoh di masa lalu. Saya masih muda dan naif, tetapi meskipun demikian, saya bodoh atas apa yang saya lakukan. Saya menyakiti keluarga saya. Untuk sementara waktu, saya berpikir bahwa saya tidak ingin lagi melakukannya."

Ayah B.I juga menghadiri sidang pengadilan dan meminta untuk berbicara di depan para hakim. "Saya seharusnya mendidik anak saya lebih baik. Itu salah saya. Saya menyalahkan diri sendiri karena memamerkan prestasi anak saya dengan kepala besar. Tolong tunjukkan belas kasihan pada anak saya yang bodoh," ujarnya dengan berlinang air mata.

(wk/dewi)

You can share this post!

Related Posts