Rumah Produksi 'Upin & Ipin' Tanggapi Komentar KPI yang Sebut Kartunnya Sebagai Propaganda
Instagram/upinipinofficial
TV

Ketua Komisi Penyiaran indonesia (KPI), Agung Suprio sempat menyebut kartun 'Upin dan Ipin' sebagai bentuk propaganda Malaysia. Lantas kini pihak rumah produksi kartun tersebut buka suara untuk menanggapi komentar Agung.

WowKeren - Rumah produksi yang menggarap serial animasi "Upin dan Ipin", Les Copaque akhirnya buka suara untuk menanggapi komentar Ketua KPI, Agung Suprio yang menyebut kartunnya sebagai bentuk propaganda Malaysia. Tanggapan tersebut mereka sampaikan lewat unggahan di laman Instagram @upinipinofficial.

Seperti diketahui, Agung sempat menyebut tayangan animasi "Upin dan Ipin" sebagai bentuk propaganda Malaysia kepada dunia luar. Hal itu ia sampaikan saat menjadi bintang tamu di podcast Deddy Corbuzier.

Dalam podcast tersebut Agung mengatakan bahwa animasi "Upin dan Ipin" membawa misi mengenalkan citra Malaysia kepada dunia luar yang multikultural, ramah, dan religius. Pernyataan propaganda itu terlontar setelah Agung menjelaskan soal produksi kartun dalam negeri di televisi Indonesia tidak sebanyak kartun dari luar.

Hal itu disebabkan karena biaya pembuatan kartun terbilang mahal. Kendati demikian, KPI tidak bisa memaksa pihak stasiun televisi untuk menayangkan kartun buatan dalam negeri.


"Upin-Ipin itu bisa dikatakan propaganda, propaganda yang positif. Upin-Ipin itu bisa mengenalkan Malaysia atau citra Malaysia kepada dunia luar yang multikultural, sopan, ramah dan religius," kata Agung. "Lu tahu enggak Ipin Upin? Itu disubsidi oleh Pemerintah Malaysia. Jadi, ya propaganda pada akhirnya."

Pihak rumah produksi "Upin dan Ipin" lantas buka suara untuk membantah tudingan propaganda tersebut. Menurutnya, serial kartun "Upin dan Ipin" justru positif karena banyak mengandung nilai moral.

"Tidak dapat dipungkiri bahwa 'Upin dan Ipin' sangat populer di kalangan anak-anak di Malaysia dan beberapa negara di kawasan ini. Namun, pada akhirnya, ini adalah pertunjukan yang membawa begitu banyak nilai moral sekaligus pelajaran hidup," tulis akun @upinipinofficial dalam bahasa Inggris.

"Ini sebenarnya bukan propaganda. Ini hanya pertunjukan hebat dengan niat besar," demikian bunyi kutipan dari World of Buzz yang ada dalam poster unggahan di Instagram.

(wk/lail)

You can share this post!