Lisa BLACKPINK Buka-Bukaan Soal Susahnya Jadi Trainee YG di Usia 14 Tahun
Instagram/lalalalisa_m
Selebriti

Kejutan besar lainnya adalah ketika Lisa sadar bahwa dia akan sendirian di negara asing. Itu adalah masalah besar ketika orang tuanya harus segera kembali ke Thailand.

WowKeren - Lisa BLACKPINK (Black Pink) baru-baru ini melakukan wawancara dengan WOODY di mana dia membahas album debut, cintanya pada kucingnya, dan banyak lagi. Dia juga melakukan perjalanan menyusuri jalan kenangan dan membicarakan hari-hari trainee-nya.

Lisa mengikuti audisi untuk YG Entertainment pada tahun 2010 dan secara resmi menjadi trainee non-Korea pertama mereka pada tahun 2011. Tak perlu dikatakan, itu menakutkan untuk memperkenalkan dirinya di depan trainee wanita senior di perusahaan.

"Apa yang masih aku ingat sampai hari ini mungkin adalah pertama kalinya di ruang dance sebagai anak baru. Semua orang berdiri dalam antrean dan aku harus memperkenalkan diri. Aku ingat bahwa semuanya sangat baru bagiku," kata Lisa.

Kejutan besar lainnya adalah ketika dia sadar bahwa dia akan sendirian di negara asing. Itu adalah masalah besar ketika orang tua yang merupakan sosok pendukung terbesarnya, harus segera kembali ke Thailand.


"Dan kemudian ada saat ketika ibu dan ayahku memberi tahuku bahwa mereka akan pergi. Dan aku berkata, 'Kalian akan pergi? Apa aku tidak ikut dengan kalian?' Ibuku berkata, 'Tidak. Kamu tinggal di sini selama tiga bulan.' Aku seperti, 'Apa?' Aku terkejut, (berpikir) 'Mereka meninggalkanku di sini sendirian?' dan mereka pergi," lanjut Lisa.

Jadi apa sebenarnya bagian tersulit dari kehidupan trainee Lisa? Itu adalah fakta bahwa dia mandiri di usia yang begitu muda. Sangat sulit untuk berpisah dari ibunya saat dia bekerja untuk menjadi bintang K-Pop.

"Bagiku, saat itu, semuanya menantang. Aku harus hidup sendiri dan aku harus membuat keputusan sendiri. Aku harus mengatur keuanganku sendiri. Aku belum pernah melakukan hal seperti itu sebelumnya. Dan aku anak mama. Terkadang saat aku merasa lelah, aku hanya ingin memeluk ibuku. Tapi aku tidak bisa. Kami hanya bisa melakukan video call. Dan kendala bahasa, itu sulit karena aku tidak bisa berkomunikasi," curhatnya.

Lisa membutuhkan waktu satu tahun untuk menyesuaikan diri dengan kehidupan di Korea Selatan. Setelah itu, ia menjadi fasih dalam bahasa tersebut, menjalin ikatan yang kuat dengan para membernya, dan memulai debutnya di salah satu girl group paling sukses dalam sejarah.

(wk/dewi)

You can share this post!

Related Posts