Fetty Wap ditahan pihak FBI usai didapati melakukan jual beli narkoba di sebuah festival. Yang mana, kasus Fetty melibatkan banyak pihak penting dan diklaim sebagai permasalahan yang serius.
- Sisilia Rizky Azalea
- Sabtu, 30 Oktober 2021 - 19:48 WIB
WowKeren - Kabar mengejutkan datang dari rapper Fetty Wap. Bagaimana tidak, Fetty dilaporkan tengah ditahan agen FBI.
Menurut kabar yang dilaporkan, Fetty ditahan usai didapati menjual narkoba di tengah festival. Fetty ditangkap pada Kamis (28/10) di Stadion Citi Field di New York.
Saat itu Fetty ditangkap langsung oleh petugas FBI. Kini, Fetty diperintahkan untuk tetap ditahan hingga persidangan digelar.
Nantinya, Fetty bakal disidang di pengadilan Central Islip, New York. Fetty ditangkap karena berbisnis narkoba dan berkomplot dengan sejumlah pihak.
Bersama lima orang lainnya, Fetty diklaim telah berkonspirasi untuk mengoperasikan bisnis jaringan narkoba kepada khalayak luas termasuk dalam festival tersebut. Bisnis ilegal Fetty itu disebut telah menghasilkan untung jutaan dolar.
Fetty bersama timnya memindahkan 100 kilo opioid dan fentanil dari Pantai Barat ke Pantai Timur. Ratusan kilo narkoba itu diedarkan Fetty bersama jaringannya ke seluruh Long Island, New Jersey hingga para pejabat.
Fetty didakwa bersama lima orang lainnya yakni Anthony Cyntje, petugas koreksi New Jersey, Anthony Leonardi, saudaranya Robert Leonardi, Brian Sullivan, dan Kavaughn Wiggins. Belum diketahui sampai kapan Fetty ditahan pihak FBI untuk dilakukan penyelidikan.
Navarro Gray, kuasa hukum Fetty mengatakan jika penangkapan itu hanyalah kesalahpahaman belaka. Kuasa hukum berharap pihak investigasi segera membebaskan Fetty agar pihaknya dapat melakukan penyelidikan menyeluruh.
"Berharap dia dibebaskan sehingga kita bisa membereskan semuanya dengan cepat," harap kuasa hukum Fetty.
Sementara itu, pihak FBI, Michael Driscoll, mengklaim kasus Fetty sangatlah serius dan tak main-main. Pasalnya, keterlibatan pejabat hingga pihak penting lainnya menggambarkan betapa kejinya perdagangan narkoba saat ini.
"Fakta bahwa kami menangkap artis rap dan petugas koreksi sebagai bagian dari konspirasi menggambarkan betapa kejinya perdagangan narkoba," ujar Michael Driscoll.
Di sisi lain, ini bukan kali pertama Fetty berurusan dengan kepolisian. Pada tahun 2017, Fetty pernah ditahan lantaran kepergok mengemudi secara sembrono dalam keadaan mabuk.
(wk/Sisi)