Calon presiden dari People Power Party mengungkapkan pemikirannya tentang skandal Kim Seon Ho, dan mengisyaratkan bahwa mantan pacar aktor tersebut harus dihukum berat.
- Chusnul Chotimah
- Rabu, 03 November 2021 - 12:32 WIB
WowKeren - Mantan anggota parlemen Yoo Seung In, calon presiden dari People Power Party, mengungkapkan pemikirannya tentang skandal Kim Seon Ho. Ia mengisyaratkan bahwa Choi Young Ah, mantan pacar Kim Seon Ho, harus dihukum berat.
Melalui unggahan di Facebook pada 2 November, Yoo Seung In menulis, "Menyaksikan apa yang terjadi antara aktor Kim Seo Ho dan mantan pacarnya, aku berpikir sekali lagi bahwa dunia yang adil tanpa diskriminasi gender itu penting. Gagasan melihat semua laki-laki sebagai calon pelaku harus dihilangkan," tulisnya.
"Kejahatan seks yang menghancurkan hidup seseorang juga harus dihukum berat, dan untuk alasan yang sama, tuduhan palsu yang menghancurkan hidup seseorang juga harus dihukum berat," katanya. "Ini menjadi dunia yang adil hanya ketika semangat konstitusional bahwa semua warga negara sama di depan hukum dilindungi."
Kim Seon Ho terlibat skandal ketika Choi mengklaim bahwa aktor tersebut melakukan gaslighting dalam mengambil keputusan atas aborsi yang disepakati bersama. Ia juga dituduh menjelek-jelekkan lawan main, anggota staf, dan sutradara yang pernah bekerja sama dengannya.
Kim Seon Ho sudah meminta maaf, dan Choi juga memaafkannya. Namun, kontroversi ini berdampak negatif pada imej dan kariernya karena ia harus keluar dari semua acara dan iklan. Orang-orang juga bermunculan, mengungkapkan cerita tentang sang aktor, baik itu positif maupun negatif.
Pada 1 November, Dispatch menunjukkan bagaimana hubungan Kim Seon Ho dan Choi Young Ah sebenarnya melalui chat KakaoTalk mereka. Mulai dari reaksi sang aktor saat tahu mantan pacarnya itu hamil, hingga bagaimana mereka bisa putus.
Setelah Choi melakukan aborsi, Kim Seon Ho tetap menyayangi mantan pacarnya itu, dan hubungan mereka terlihat baik-baik saja. Namun pada tahun 2021, hubungan mereka berantakan dan Kim Seon Ho akhirnya meminta putus.
(wk/chus)