Saiful Jamil tak main-main soal ancaman untuk menyeret orang yang masih mengaitkannya dengan pedofil ke jalur hukum. Saiful pun akhirnya melaporkan seorang psikolog karena masalah tersebut.
- Amelia Nur Fatimah
- Senin, 08 November 2021 - 13:08 WIB
WowKeren - Saiful Jamil beberapa waktu lalu mengungkapkan rasa keberatan dan tidak sukanya karena kerap dikaitkan dengan pedofil atas kasus pelecehan seksualnya di masa lalu. Tak hanya itu, Saiful Jamil pun dengan tegas memberi peringatan bakal membawa masalah tersebut ke jalur hukum. Tak main-main, Saiful Jamil pun merealisasikan ancamannya.
Senin (8/11) Saiful Jamil ditemani sang kekasih, Indah sari dan pengacaranya, Farhat Abbas mendatangi Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Kedetangan Saiful Jamil itu rupanya untuk melaporkan seorang psikolog bernama Lita Gading yang dituding telah melakukan tindakan pencemaran nama baik.
Hal itu dijelaskan oleh Farhat Abbas yang berperan sebagai pengacara Saiful Jamil. Farhat Abbas menilai Lita Gading tidak memiliki etika sebagai seorang psikolog. Saiful Jamil geram karena disebut sebagai pedofil.
"Agendanya membuat laporan pidana untuk Lita Gading psikolog yang merasa boleh ngomong seenaknya dan berupaya membuat kerusakan karakter buat Saiful Jamil," ungkap Farhat Abbas pada awak media.
Kalimat yang dipermasalah adalah Lita Gading dianggap telah menyebut Saiful Jamil sebagai pedofil. Saiful Jamil pun geram tak terima dengan cap tersebut. Saiful Jamil sendiri pernah mengungkap masalah ini lewat salah satu postingan di akun media sosial miliknya.
"Kelewatan banget (omongannya), kalimat predator, pedofil dan memprotes masalah penyambutan. Tapi penyambutan itu wajar-wajar saja kok. Serba salah, disambut dengan bunga yang bagus atau telor dipecahin nggak masalah itu hak orang," jelas Farhat Abbas.
Saiful Jamil akan mempolisikan Lita Gading dengan undang-undang ITE. Lita Gading disebut tidak memiliki etika sebagai seorang psikolog karena menilai orang pedofil seperti itu.
"Terkait ITE pencemaran nama baik, karena dia merasa dia psikolog. Terus ketika dia mengatakan psikolog kan tidak boleh seenaknya saja menjelekkan ya," imbuh Farhat Abbas.
"Seorang psikolog punya kode etik ya, rahasia kliennya pun harus dijaga apalagi dengan orang yang tidak ada kaitanya dengan dia. Ini menyangkut mata pencaharian. Bang Ipul ingin mata pencahariannya tidak terganggu," pungkas Farhat Abbas.
(wk/amel)