Didasarkan pada Tokoh Nyata, Ini Perbedaan 'The Red Sleeve' dengan Drama Sejarah Lain
Instagram/mbcdrama_now
TV

Dalam konferensi pers 'The Red Sleeve' yang digelar pada Kamis (11/11), sutradara Jung Ji In mengungkap perbedaan drama ini dengan drama sejarah lainnya. Seperti apa?

WowKeren - Pada Kamis (11/11), MBC menggelar konferensi pers drama barunya yang berjudul "The Red Sleeve". Dalam kesempatan ini, sutradara Jung Ji In mengungkap perbedaan "The Red Sleeve" dengan drama sejarah lainnya.

"The Red Sleeve" merupakan drama yang diadaptasi dari novel berjudul serupa. Berlatar abad ke-18, drama ini menggambarkan kisah cinta antara Raja Jeongjo dan selir kerajaan Uibin Sung.

Lee Se Young berperan sebagai Sung Deok Im yang merupakan dayang istana. Dia terlibat dengan Putra Mahkota Lee San (Junho) yang akhirnya naik tahta menjadi Raja Jeongjo.

Setelah naik tahta, Raja Jeongjo ingin menjadikan Sung Deok Im sebagai selirnya. Namun ia ditolak mentah-mentah karena Sung Deok Im ingin menjalani hidupnya dengan bebas, hal yang tak mungkin terjadi dalam kehidupan selir.

Karena drama ini didasarkan pada tokoh sejarah nyata, sutradara mengaku sangat berhati-hati saat memproduksinya. Dia menerapkan beberapa batasan hingga membuat drama ini berbeda dari karya dengan latar belakang sejarah lainnya.

Sutradara Jung Ji In berkata, "Ini berbeda dari fushion sageuk (drama sejarah). Kami mendasarkan drama kami pada tokoh sejarah nyata, jadi ada area di mana kami harus tetap berada dalam garis dan peraturan yang tepat."

"Kupikir menjadi kreatif dan menunjukkan pendalaman karakter aktor kami dalam batas-batas itulah yang membedakan kami," imbuh sutradara.


Sutradara kemudian ditanya tentang perbedaan "The Red Sleeve" dengan drama sejarah epik yang berjudul "Yi San". Menanggapi hal ini, dia berkata, "Itu adalah sageuk epik. Ketika aku melihat drama itu sebagai asisten PD muda, aku pikir itu sangat mirip dengan drama sejarah tradisional."

"Drama kami lebih fokus pada emosi antar manusia," imbuh sutradara Jung Ji In. "Kami fokus pada bagian politik dan romansa."

Sutradara menambahkan, "Aku tidak dapat bertemu dengan novelis aslinya, tapi aku mendengar bahwa dia menyesal karena ada begitu banyak dokumen tentang Raja Jeongjo dan Ui-bin Seong yang terungkap setelah novel itu diterbitkan. Dan kami memasukkan banyak dokumen tersebut ke dalam drama."

Kerja keras sutradara menerima pujian selangit dari aktor senior Lee Deok Hwa yang berperan sebagai Raja Yeongjo, kakek Raja Jeongjo. Dia berkata, "Orang-orang menghindari drama sejarah akhir-akhir ini. Dibutuhkan lebih banyak waktu dibandingkan dengan drama lain, biaya produksinya lebih tinggi dan kalian perlu mempekerjakan banyak orang."

"Itu sulit karena banyak alasan, tapi sutradara Jung bukanlah tipe orang yang tertinggal sebagai sutradara wanita. Menurutku rasanya tiga kali lebih baik daripada bekerja dengan sutradara pria, baik secara fisik maupun mental. Aku tertarik pada ketulusannya," pungkas Lee Deok Hwa.

Sementara itu, "The Red Sleeve" dipersiapkan untuk menggantikan slot tayang "Moebius: The Veil" pada Jumat - Sabtu MBC. Rencananya, drama ini akan mulai tayang pada Jumat (12/11) malam nanti.

(wk/eval)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait