Dikira Isi OST 'Snowdrop', Sung Si Kyung Komentari Soal Kontroversi Distorsi Sejarah
TV

Usai mendapat komentar untuk tidak mengisi OST 'Snowdrop', Sung Si Kyung ikut angkat bicara mengenai kontroversi distorsi sejarah drama yang dibintangi Jisoo BLACKPINK dan Jung Hae In tersebut.

WowKeren - Drama JTBC mendatang, "Snowdrop" menjadi perhatian banyak pihak. Drama yang dibintangi oleh Jisoo BLACKPINK (Black Pink) dan Jung Hae In ini menuai pro dan kontra karena berlatar belakang pergolakan mahasiswa Korea Selatan melawan diktator di tahun 20187 hingga mendapat tudingan memuat distorsi sejarah.

Kali ini giliran penyanyi Sung Si Kyung yang membagikan komentar seputar kontroversi dramat tesebut. Hal itu diungkapkan sang penyanyi ketika ia melakukan siaran langsung di YouTube belum lama ini. Bahasan tersebut dipicu saat ia tengah membicarakan tentang kegiatannya mengisi OST sebuah drama dan membaca komentar melarang dirinya mengisi lagu untuk "Snowdrop".

"Aku merekam sebuah OST, dan kupikir itu akan dirilis untuk sebuah drama sekitar minggu ini. Kuharap drama dan lagunya akan disukai banyak orang," kata Sung Si Kyung.

Kemudian penyanyi kelahiran 1979 itu menambahkan, "Sebuah komentar pembaca bilang, 'Selama itu bukan 'Snowdrop'' Jadi kupikir kenapa bukan 'Snowdrop'? Bukankah Snowdrop adalah drama yang dibintangi Jung Hae In? Mengapa aku tidak bisa menyanyi untuk drama itu? Apakah karena kontroversi distorsi sejarah seputar 'Snowdrop' di masa lalu?"

Kemudian Sung Si Kyung menegaskan, jika pada akhirnya ia mengisi OST "Snowdrop" maka sebelumnya pasti sudah dipastikan apakah drama tersebut memuat konten yang dicurigai. Menurutnya, sebuah drama tidak akan ditayangkan jika benar-benar mengangkat distorsi sejarah.


"Mungkin anda akan tahu apakah aku menyanyikan OST 'Snowdrop' atau tidak. Tapi terjadi salah paham. Aku juga memeriksa apakah itu konten semacam itu. Jka ini adalah drama distorsi sejarah, bisakah itu ditayangkan?" ujar Sung Si Kyung.

Selanjutnya, Sung SI Kyung berkata bahwa melihat orang-orang mempercayai sesuatu dan membenci pendapat berseberangan membuatnya merasa tidak nyaman. Untuk itu ia mencoba mengamai orang-orang dengan pendapatnya yang berbeda.

"Tetapi, masalah yang lebih besar akan terjadi ketika minoritas melakukan hal yang benar, dan mayoritas salah. Sekalipun mayoritas benar, kita harus bereaksi seperti, 'Oh, ada pendapat seperti ini. Mari kita cari tahu lebih banyak kebenarannya,' bukan mengkritik orang lain secara intens. Kupikir akan lebih baik menghindari perasaan negatif. Mari kita cari tahu apakah 'Snowdrop' adalah tentang distorsi sejarah atau semacamnya," papar Sung Si Kyung.

Ucapan Sung Si Kyung rupanya juga mendapat tanggapan beragam dari netizen. Sebagian merasa keberatan dengan pendapat sang penyanyi. Meski sebagian lagi memberikan dukungan untuk pelantun "You're My Spring" itu.

"Bahkan tidak mengetahui kontennya, aku masih berpikir setting drama ini adalah masalahnya," kata salah satu netizen. "Aku tidak berpikir logika ini bisa membantu 'Snowdrop'," sambung yang lain. "Tidak ada kata terlambat untuk mengkritik setelah tayang," imbuh netizen lain. "Mari kita tonton dramanya sebelum menilainya," ujar lainnya.

Sementara itu, JTBC sudah membantah tuduhan tentang "Snowdrop" memuliakan cerita mahasiswa kampus bergengsi yang sebenarnya mata-mata Korea Utara. Drama yang akan tayang Sabtu-Minggu ini bisa mulai disaksikan 18 Desember mendatang pukul 22.30 KST.

(wk/inta)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait