Sutradara Jo Hyun Tak sempat menyoroti kecaman dari publik usai beredarnya sinopsis 'Snowdrop' di komunitas online dan drama itu dikritik karena berpotensi mendistorsi fakta sejarah.
- Farida Amalia Dwi Yanti
- Jumat, 17 Desember 2021 - 09:09 WIB
WowKeren - "Snowdrop" sebentar lagi bakal menghiasi layar kaca mulai Sabtu (17/12). Jelang tayang, tim produksi drama JTBC itu menggelar jumpa pers yang dihadiri oleh Jisoo BLACKPINK (BLACK PINK), Jung Hae In dan sutradara Jo Hyun Tak pada Kamis (16/12).
"Snowdrop" mengambil latar tempat Seoul pada tahun 1987. Drama ini menceritakan kisah cinta antara Im Soo Ho (Jung Hae In), mahasiswa di sebuah universitas bergengsi yang suatu hari masuk ke universitas wanita dengan berlumuran darah dan Young Ro (Jisoo), mahasiswi yang menyembunyikan dan merawatnya meskipun menghadapi bahaya di bawah pengawasan ketat.
Dalam jumpa pers itu, sutradara Jo Hyun Tak mengungkap makna penting dari judul "Snowdrop". "Judul itu disarankan oleh penulis. Di dalam salju, tetesan salju adalah bunga mekar yang menembus salju dan yang dilambangkannya adalah bahwa musim semi tidak terlalu jauh," ungkap sutradara.
"Ini juga melambangkan bahwa jika kalian bertahan sedikit lebih lama, musim semi akan datang," sambung sutradara. Pria itu juga mengatakan bahwa judul "Snowdrop" berhubungan dengan percintaan tragis Im Soo Ho dan Young Ro.
"Di asrama, Jung Hae In dan Jisoo mengalami kecelakaan yang tidak dapat mereka tangani, tetapi di dalam cobaan berat itu, masih ada pesan harapan yang terkandung dalam judul tersebut. Untuk menambahkan, aku juga tertarik pada kata itu," imbuh sutradara.
Sutradara Jo Hyun Tak juga menyoroti kecaman dari publik usai beredarnya sinopsis "Snowdrop" di komunitas online dan drama itu dikritik karena berpotensi mendistorsi fakta sejarah. "'Snowdrop' adalah rencana yang telah dipersiapkan oleh penulis Yoo Hyun Mi sejak lama," ungkap sutradara.
"Dia mengatakan terinspirasi oleh tulisan seorang pembelot Korea Utara yang melarikan diri dari kamp konsentrasi pada tahun 2008. Setelah itu, dia mengalami banyak pasang surut sampai cerita itu diselesaikan, dan termasuk pengalamannya sendiri tentang asrama wanita dari kuliah di universitas pada 1980-an. Saat koneksi itu digabungkan, detail 'Snowdrop' muncul," sambung sutradara.
Sutradara Jo Hyun Tak menjelaskan bahwa produser telah merenungkan kesalahan manajemen mereka yang menyebabkan penyebaran sinopsis. Ia menambahkan bahwa "Snowdrop" masih merupakan proyek yang dibuat dengan tanggung jawab dan rasa kewajiban dan meminta pemirsa untuk mengonfirmasi ini secara pribadi dengan menonton pemutaran perdana.
(wk/amal)