dr Tirta Kecewa Richard Lee Ditahan Polisi, Sindir Restorative Justice Hingga Kasus Kabur Karantina
Instagram/dr.tirta
Selebriti

Kabar penahanan dr Richard Lee oleh pihak kepolisian kembali membuat publik emosi. Rekan seprofesi Richard Lee, dr Tirta pun ikut buka suara dan mengungkap rasa kecewa pada polisi.

WowKeren - dr Tirta mengungkap rasa kecewa saat tahu Richard Lee ditahan polisi karena akses ilegal ke akun medsosnya sendiri. Apalagi aksi itu dilakukan Richard Lee untuk memberikan edukasi pada publik.

"@dr.richard_lee @dr.richardlee_official merupakan dokter yg hobi edukasi produk kecantikan dan bermanfaat buat publik. Lalu ditahan atas kasus'akses ilegal' d medsosnya, yg terkait kasus utamanya. Dia dokter. Edukasi. Ga ada pertimbangan lain gitu ndan? Apakah dia potensi kabur? Saya rasa tidak," tulis dr Tirta, Selasa (28/12).

dr Tirta pun dengan tegas mengungkap kekecewaannya pada pihak kepolisian. Pasalnya, Richard Lee diakui sebagai satu-satunya dokter yang dengan berani mau memberikan edukasi mengenai produk kecantikan yang aman.

"@kapoldametrojaya @poldametrojaya Kalo beliau ditahan? Apakah ini tidak membuat dokter laen menjadi takut edukasi mengenai produk kecantikan? Coba sebutkan dokter yg brani edukasi mengenai produk kencantikan setegas beliau? Saya jujur kecewa atas hal ini. Yg kabur karantina aja bisa bebas karena sopan," ungkap dr Tirta.

Dalam postingan selanjutnya, dr Tirta juga menyinggung soal restorative justice. Pasalnya, Kapolri telah memerintahkan anak buahnya untuk menjalankan restorative justice.


"Restorative justice katanya ndan? @poldametrojaya ? Itu instruksi bapak jenderal kapolri sendiri. Izin nih. Pernah ga bapak polisi yg terhormat menerima pasien alergi kulit akibat krim yg salah? Saya pernah. Menyiksa lho ndan. Pake krim 1 bulan, penyakit alerginya bisa 6-12 bulan," jelas dr Tirta.

Pemilih nama asli Tirta Mandira Hudhi itu pun membela rekan seprofesinya itu. Menurut dr Tirta Richart Lee telah melakukan tugasnya sebagai dokter dengan baik.

"Kami. Dokter. Melakukan tugas, seperti pak polisi melakukan tugasnya. Kami dokter ada 4 fungsi : preventif, promotif, kuratif dan rehabalititatif Edukasi jelas kami lakukn, daripada warga mendapatkan krim yg salah dan jadi alergi masif Produk yg di kritik, harus memperbaiki produknya!" tegas dr Tirta.

dr Tirta juga menyindir kepolisian dengan kasus Rachel Vennya yang kabur dari karantina.

"Kasus karantina kabur aja bebas karena sopan, dan dulu ga ditahan juga pas mau sidang. Bener begitu kah ndan? Lebh bahaya akses ilegal ke medsos ya? Daripada kabur karantina?" pungkasnya.

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait