Zikri Daulay bagikan pengalamannya saat harus membintangi karakter yang menikung pacar dari sahabat sendiri, ungkap penyebab alami kesulitan mendalami peran.
- Septi Fatmawati
- Kamis, 30 Desember 2021 - 11:22 WIB
WowKeren - Zikri Daulay diketahui sedang bergabung dalam project film terbaru bertajuk “Aku Bukan Jodohnya”. Ia pun menghadiri screening film yang juga menjadi garapan pertama sang adik, Syakir Daulay ini di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (29/12).
Pada kesempatan jumpa pers, Zikri sempat berbicara mengenai karakternya di dalam film tersebut. Film itu sendiri mengisahkan tentang sosok Ahmad yang diperankan olehnya adalah sosok laki-laki yang religius yang menikung sahabatnya sendiri. Sang sahabat ini diperankan oleh Syakir sebagai Bagas.
Terkait karakternya, Zikri tak memungkiri adanya kesulitan dalam mendalami peran tersebut. Rupanya hal itu disebabkan karena dirinya yang memang tak pernah memiliki pengalaman menikung kekasih dari temannya sendiri.
“Sulit banget karena yang pertama aku enggak pernah merebut punya (pacar) teman sendiri," kata Zikri Daulay, dalam konferensi pers film “Aku Bukan Jodohnya”.
Tak hanya itu, ada juga faktor lain dari sifat dan pembawaan karakter Ahmad yang harus diperankannya. Zikri mengatakan jika karakter Ahmad yang kalem jauh berbeda dari karakter yang biasa dibawakan olehnya.
“Terus memang karakternya juga kalem yang di luar sering aku mainin. Biasanya aku yang bad boy gitu, yang tengil, slengean gitu. Tiba-tiba ini karakter yang kalem dialog-dialognya, pembawaannya juga,” ujarnya.
Namun rupanya kesulitan tersebut teratasi dengan bertukar pikiran bersama sang adik. Pasalnya kali ini Syakir juga harus memerankan karakter yang berbanding terbalik dari biasanya.
“Jadi tukar pikiran saja sama Syakir. Syakir yang jarang dimainin bad boy jadi bad boy sekarang jadi kayak kebalik aja. Sharing aja di lokasi syuting,” sambung Zikri Daulay.
Tak hanya itu, Zikri sendiri mengaku sempat kaget saat diajak untuk bermain dalam film garapan sang adik. Terlebih kisahnya yang juga berkaitan dengan dunia nyata meski sebagian besar hanyalah cerita fiktif.
(wk/sept)