Rating Terus Naik, Penulis Naskah 'Twenty Five, Twenty One' Dituding Plagiat
tvN
TV

'Twenty-Five, Twenty-One' berkisah tentang dua orang yang pertama kali bertemu saat mereka berusia 22 dan 18 tahun. Drama ini memasangkan Nam Joo Hyuk dan Kim Tae Ri.

WowKeren - "Twenty-Five, Twenty-One" terus mengalami kenaikan rating dalam setiap penayangannya. Sejauh 6 episode yang sudah tayang, drama tvN yang dibintangi oleh Nam Joo Hyuk dan Kim Tae Ri itu bahkan sudah meraih rating tertinggi mencapai 9,8 persen.

"Twenty-Five, Twenty-One" juga tetap menempati posisi pertama dalam slot waktunya di semua saluran di antara demografi utama pemirsa berusia 20 hingga 49 tahun. Secara khusus pada penayangan Minggu (27/2), drama ini mendapat rating demografi 5,7 persen.

Pencapaian rating "Twenty-Five, Twenty-One" yang terus naik itu ramai menjadi sorotan netizen Korea Selatan. Namun banyak yang menyoroti tudingan plagiat dari penulis naskah Kwon Do Eun yang sebelumnya menggarap "Search: WWW".

"Apakah kalian menikmati menonton seorang penulis yang melakukan plagiarisme dengan baik? Sejujurnya, ada pembicaraan plagiarisme semua orang tentang pekerjaan mereka dan bahkan di tingkat produksi," tulis seorang netizen.


"Drama ini tidak plagiat. Tapi penulis melakukan plagiat dengan 'Search: WWW'. Jika orang salah paham tentang ini," sahut yang lain. "Plagiarisme. Bahkan jika kalian ingin menontonnya sebagai kesenangan itu salah, jangan mempromosikannya," pungkas netizen lainnya.

Sementara itu, "Twenty-Five, Twenty-One" berkisah tentang dua orang yang pertama kali bertemu saat mereka berusia 22 dan 18 tahun. Keduanya memulai kisah cinta empat tahun kemudian saat mereka berusia 25 dan 21 tahun.

Kim Tae Ri memerankan karakter Na Hee Do, yang menjadi pemain anggar pedang profesional tim anggar nasional yang harus berjuang keras karena pembubaran tim sekolah menengahnya. Dia adalah karakter yang bersemangat dan berani yang tidak menyerah.

Nam Joo Hyuk berperan sebagai reporter Baek Yi Jin, putra tertua dari sebuah keluarga yang berantakan akibat krisis keuangan IMF. Dia mengantarkan koran dan bekerja paruh waktu di toko persewaan buku untuk membantu mempertahankan hidup.

(wk/amal)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait