Ibu Tangmo Nida Terima Uang Kompensasi Rp13 Miliar, Maafkan Soal Kematian Sang Putri?
Instagram/melonp.official
Selebriti

Ibu Tangmo mengatakan bahwa dia telah memaafkan Tanupat 'Por' Lerttaweewit, pemilik speedboat yang diduga terlibat dalam insiden 24 Februari yang menyebabkan kematian putrinya.

WowKeren - Kasus kematian aktris Thailand Nida "Tangmo" Patcharaveerapong atau yang lebih akrab dikenal sebagai Tangmo Nida masih menyisakan misteri. Di tengah penyelidikan yang dilakukan untuk mengetahui secara pasti penyebab kematiannya, kekinian publik dikejutkan dengan pengakuan sang ibu.

Ibu Tangmo mengatakan bahwa dia telah memaafkan Tanupat "Por" Lerttaweewit, pemilik speedboat yang diduga terlibat dalam insiden 24 Februari yang menyebabkan kematian putrinya. Tanupat berjanji untuk memberikan 30 juta baht (sekitar Rp13 miliar) sebagai kompensasi.

Sang ibu, Panida Siriyuthayothin, membuat pernyataannya saat wawancara di program Hone Krasae di TV Channel 3 pada Jumat (4/3). Ia mengatakan bahwa dia telah memaafkan sepenuhnya Tanupat dan pendamping pria lainnya, Phaiboon "Robert" Trikanjananun.

Menurut pengakuan Panida, Tanupat telah menunjukkan perhatiannya dan telah menghubunginya beberapa kali sejak kejadian itu untuk meminta maaf. Ibu Panida menerima tawaran kompensasi 30 juta baht dari Tuan Tanupat, yang mana jumlah ini sesuai yang dia usulkan.


"Katakanlah jika [Tang] Mo memperoleh satu juta baht dari serial TV. Jika dia hidup selama 30 tahun lagi," kata ibunda Tangmo. "Saya dapat mengalikan jumlah itu dengan 30. Ini masih belum termasuk pendapatan yang hilang dari sesi foto sebagai model."

Terkait apakah maaf yang diberikan kepada Tanupat berkaitan dengan janji kompensasi yang diberikan, Panida dengan tegas membantahnya. Kendati demikian, ibu Tangmo mengungkapkan kekecewaannya kepada beberapa teman dekat Tangmo.

Panida juga tidak akan memaafkan manajer Tangmo, Idsarin "Gatick" Juthasuksawat, atas kegagalannya menghubunginya hingga tiga hari setelah tragedi itu. Ms Panida juga mengatakan kepada pembawa acara program Kanchai Kamnerdploy bahwa kompensasi tidak terkait dengan masalah resmi yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Sementara itu, Kolonel Pol Chaturon Anurakbandit, inspektur polisi Muang Nonthaburi, akan memanggil Idsarin untuk ditanyai lebih lanjut mengenai suara pria tak dikenal yang terekam dalam insiden tersebut. Kantor kelautan Nonthaburi telah memanggil Tanupat untuk memberikan dokumen terkait speedboat.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait