Artikel kali ini bakal mengulas teori soal apakah sosial media memberikan solusi saat penggunanya mencurahkan isi hatinya atau malah berujung pada perasaan semakin depresi? Simak hanya di WowKeren ya!
- Mar 14, 2022
WowKeren - Dukungan dan pembelaan orang lain biasanya mampu membuat seseorang yang sedang bingung atau kesal menjadi lebih tenang. Saran dan solusi yang didapatkan usai curhat di sosial media biasanya bisa sangat membantu seseorang merasa lebih lega.
Sebuah survei yang dilakukan University of Chicago kepada 1.300 remaja dan dewasa muda mengatakan bahwa 40% dari mereka menggunakan sosial media untuk menemukan orang-orang yang mengalami masalah dan kecemasan serupa. Itu mengapa, saran atau dukungan yang didapatkan dari mereka yang memiliki pengalaman serupa dianggap lebih solutif.
Studi lain yang diterbitkan JMIR Formative Research pada Juli 2021 juga menganalisa jika sosial media mampu meningkatkan kesejahteraan anak muda serta mengurangi tingkat stres selama pandemi Covid-19. "Sosial media sangat berharga selama ini karena memungkinkan kami untuk tetap terhubung satu sama lain ketika kami tidak dapat melakukannya secara langsung," kata Ohannessian, salah satu pakar yang terlibat dalam penelitian tersebut.
Meski beberapa penelitian menunjukkan bahwa sosial media memberikan solusi atau rasa nyaman bagi si pencurhat, si pencurhat tak melulu hanya mendapat solusi lho. Sosial media juga bisa bikin pencurhat.
(wk/Sisi)