Cerita Mawar AFI sempat membuat Denny Sumargo 'emosi'. Pasalnya mantan suami Mawar lebih memilih membiayai ortu dan keluarga, tetapi tidak memberi nafkah istri serta anaknya.
- Neressa Prahastiwi
- Selasa, 22 Maret 2022 - 10:10 WIB
WowKeren - Satu per satu fakta mengenai rumah tangga Mawar AFI dan Steno Ricardo terungkap. Saat berbincang dengan Denny Sumargo, Mawar bercerita apabila sempat tidak dinafkahi sang mantan suami saat masih berumah tangga sekitar tahun 2017.
"(Bisnis) Lapangan futsalnya sudah jalan, tapi penghasilannya itu tidak diambil dia sepeser pun. Dia berikan ke mamanya," cerita Mawar dalam konten yang dibagikan pada Senin (21/3). "Dia membiayai mamanya dan kedua adiknya. Saya tidak pernah protes selama pernikahan."
"Tapi pernah di masa saya kehabisan tabungan, saya bicara ke beliau, boleh nggak uang lapangan kita ambil sedikit aja buat bantu bayar listrik," lanjut Mawar. "Akhirnya dia bilang 'Oke aku coba bicara sama Mama'. Akhirnya uang lapangan itu dibagi dua lah."
Cerita bahwa mantan suami Mawar membiayai keluarga sehingga tidak menafkahi istri menyentil Denny Sumargo. "Kok aneh sih? Logika saya nggak nyampe," sahut pria yang akrab disapa Densu tersebut.
"Logikanya kan sederhana. Saya punya ibu, saya kerja, saya menikah. 'Bu ibu butuh apa', kita bantu. Tapi istri kita kan kita kasih makan dong. Masak ibu kita kasih makan, istri kita enggak?" lanjut Densu. "Mungkin pemikirannya dia, Mawar masih ada uang gitu," jawab Mawar.
"Ya nggak juga, istri saya ada uang. Saya ngomongin diri saya. Saya kesal. Berarti selama ini saya salah. Saya harus bilang sama istri saya, kembalikan semua uang saya. Yang bener yang ini (Mawar)," canda Densu.
Lebih lanjut, Mawar AFI mengungkap bahwa sang mantan suami dan ibu mertuanya kala itu setuju dengan usulannya. Masih membela, Mawar menyebut Steno hanya tidak peka dengan keadaan sekitar.
"Dia sebetulnya baik. Tapi dia itu kadang-kadang harus dikasih tau. Pekanya yang kurang," tutup Mawar. "Bener-bener cuma perlu diingetin, dia pun nggak protes. Kayak baru 'bangun' aja gitu."
(wk/nere)