Alur 'Pachinko' Diprotes Warga Jepang, Netizen Korea Auto Pasang Badan
TV

Alur sejarah dalam drama Lee Min Ho dan Kim Min Ha 'Pachinko' diprotes oleh sejumlah warga Jepang. Kritik itu pun ditanggapi dengan serius oleh netizen Korea seperti berikut ini.

WowKeren - Drama Lee Min Ho "Pachinko" tengah menjadi buah bibir di kalangan pemirsa, termasuk netizen asal Jepang. Berbeda dengan sejumlah kritikus asing, netizen Jepang cenderung mengkritik alur drama tersebut.

"Pachinko" digambarkan sebagai karya epik dan intim yang mencakup alur cerita perang, cinta, dan perdamaian. Ceritanya berfokus pada seorang wanita bernama Kim Sun Ja (Youn Yuh Jung) yang lahir dan tumbuh di Busan, Korea Selatan, selama masa pendudukan Jepang.

Saat muda, Kim Sun Ja (Kim Min Ha) jatuh cinta dengan seorang pria bernama Koh Han Su (Lee Min Ho), yang jauh lebih tua darinya. Han Su tinggal di keluarga matriarkal dan terkenal karena menjalankan pusat perjudian.

Kim Sun Ja kemudian meminta seorang pendeta menikahinya untuk menyelamatkan reputasinya. Mereka kemudian pindah ke Jepang dan harus bertahan hidup di tengah penderitaan dan diskriminasi.

Secara khusus, netizen Jepang tak terima dengan penggambaran karakter yang didiskriminasi di negaranya. Mereka bahkan menyebut penulis "Pachinko" sengaja memutarbalikkan sejarah.

Seorang netizen berkata, "Penjajahan Jepang atas Korea terjadi pada tahun 1910-1945. Sebuah artikel surat kabar Korea Selatan menyatakan dengan harga tinggi. Penulis 'Pachinko' adalah siswa teladan dalam pendidikan anti-Jepang dan jenius penciptaan."

"Setelah perang, ada banyak orang Korea, Rusia dan Amerika yang memperkosa dan membantai warga sipil Manchuria dan Kepulauan Kuril, di mana Rusia menyerbu dengan mengabaikan pakta non-agresi," imbuh netizen yang lain.

Dia melanjutkan, "Klinik untuk para korban dan panti asuhan untuk anak-anak yang diperkosa telah dibangun dan catatan medis mereka masih disimpan. Pada pidato di parlemen Jepang, Zelensky menyebutkan hal itu. Kami menghadapi sejarah yang sebenarnya, tetapi semua sejarah yang diceritakan orang Korea adalah kebohongan, kebohongan dan kebohongan."

Netizen pertama menambahkan, "Penulis 'Pachinko' adalah anggota organisasi anti-Jepang Korea Utara. Novelnya bukan hanya tentang organisasi anti-Jepang tapi juga mendanai pengembangan rudal Korea Utara. Itu mengerikan."


"Cerita itu sepenuhnya fiktif. Pachinko adalah satu-satunya sumber pendapatan terbesar bagi Korea Utara. Pemilik Korea Utara mengirim uang yang dihasilkan oleh pachinko kembali ke rumah, dan Kim menggunakan uang itu untuk mengembangkan rudal untuk menyerang AS dan Jepang," sahut netizen yang lain.

Kritik tersebut turut menarik perhatian aktor ternama Jimmi Simpson. Dia berkata, "Sejujurnya, aku tidak tahu tentang sejarah dominasi Jepang atas Korea dan berapa banyak penindasan serta pelecehan yang dialami orang Korea pada saat itu."

"Tidak ada yang memberitahuku dan sekolah tidak pernah menganggap kami seperti itu. Program ini dengan jelas menunjukkan semua penderitaan yang dialami orang Korea," imbuhnya.

Alur \'Pachinko\' Diprotes Warga Jepang, Netizen Korea Auto Pasang Badan

Source: theqoo

Selain Jimmi Simpson, kritikan warga Jepang juga menjadi perbincangan hangat di situs komunitas online theqoo. Mereka tak terima drama ini dikritik dengan begitu serius dan mulai memberi pembelaan seperti berikut ini:

"Faktanya adalah bahwa Jepang adalah negara penjahat perang, jadi mengapa mereka bertingkah seperti korban?" ujar seorang netizen. "Diamlah dan pelajari beberapa sejarah yang kalian perangi sebagai warga kriminal," imbuh netizen yang lain.

"Sepertinya mereka benar-benar malu dengan sejarahnya sendiri jika melihat mereka menyangkal dengan gelisah," kata netizen yang lain. "Apakah mereka benar-benar mengatakan itu dengan serius?" timpal yang lain. "Sebenarnya, apa saja yang mereka pelajari di sekolah?" sahut yang lain.

"Sepertinya sejarah mereka berbeda dengan sejarah dari semua negara lain," sahut netizen yang lain. "Itu sebabnya pendidikan sangat penting. Mereka tampaknya benar-benar percaya diri!" pungkas netizen lainnya.

Sementara itu, "Pachinko" memiliki total delapan episode. Setelah merilis tiga episode perdana, sisanya akan ditayangkan setiap hari Jumat di Apple TV+.

(wk/eval)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait