Salah satu drama yang menceritakan kisah cinta remaja hamil di luar nikah adalah 'Our Blues'. Dua siswa cerdas di sekolah terlambat mengetahui kehamilan hingga usia enam bulan.
- Farida Amalia Dwi Yanti
- Rabu, 04 Mei 2022 - 10:55 WIB
WowKeren - Beberapa drama Korea Selatan kini sama-sama mengusung tren alur tentang kehamilan remaja di luar nikah. Hal itu, rupanya memicu kekhawatiran dari para penonton karena bisa memberikan pesan yang salah kepada remaja.
Pertama adalah drama "Our Blues" yang saat ini tayang di saluran kabel mengangkat isu kehamilan remaja sebagai salah satu alur ceritanya. Drama itu menceritakan hubungan siswa sekolah menengah yang menduduki peringkat pertama dan kedua, terlambat mengetahui kehamilan hingga usia enam bulan.
Tayangan lain berjudul "Adults Don't Know" juga menayangkan kisah tiga remaja yang menjadi orangtua di usia remajanya dalam bentuk program hiburan observasional. Di antara kedua tayangan ini, keputusan yang diambil sama-sama melahirkan bayi mereka.
Namun beberapa menunjukkan bahwa kehati-hatian harus dilakukan dalam menunjukkan persalinan sebagai satu-satunya pilihan yang tepat untuk kehamilan yang tidak diinginkan remaja atau hanya menampilkan adegan yang tampaknya merusak hak perempuan untuk membuat keputusan sendiri dalam melahirkan dengan berfokus pada kehidupan bayi.
Banyak netizen menunjukkan bahwa prioritas pertama adalah memberikan pendidikan seks yang tepat dan memungkinkan remaja untuk bertanggung jawab atas tindakan mereka sendiri sebelum mempromosikan atau meromantisasi kehamilan remaja.
"Semua jenis makjang ini dapat mempengaruhi remaja untuk bertindak tanpa hati-hati!!!" tulis seorang netizen. "Aku benar-benar berpikir drama ini menggambarkannya secara realistis dengan seberapa keras orangtua mereka menerimanya, meskipun kita belum tahu seperti apa akhirnya," sahut yang lain.
"Aku tidak mengerti maksud dari tayangan ini. Apakah kalian mendorong remaja untuk hamil? Mengapa para remaja ini bahkan diberi platform untuk membual tentang membuat bayi padahal mereka seharusnya belajar? Ini mungkin tayangan nomor 1 yang perlu dihentikan," imbuh yang lain.
"Itu membuatku tertawa melihat remaja berbicara tentang 'tanggung jawab' ketika tidak ada cara mereka pada usia yang tepat untuk bertanggung jawab atas apa pun. Mereka pada dasarnya memaksa orangtua untuk membesarkan bayi mereka hanya untuk berakhir hamil lagi. Itu menyedihkan," pungkas netizen lainnya.
(wk/amal)