Hingga saat ini, belum juga ada kabar baik dari upaya pencarian Eril di Sungai Aare, Swiss. Di samping itu, Gubernur Jabar RK juga telah kembali berdinas di Indonesia pada pekan lalu.
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Kamis, 09 Juni 2022 - 17:03 WIB
WowKeren - Jenazah atau tubuh anak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yakni Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril yang hilang terseret arus di Sungai Aare, Swiss hingga saat ini belum juga ditemukan. Sebagaimana diketahui, Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, selama berada di Swiss, selalu ikut andil dalam memantau dan mencari Eril.
Namun seperti yang diketahui, Kang Emil pada pekan lalu telah kembali ke Indonesia untuk berdinas. Tetapi kekinian, Kang Emil disebut telah mengajukan cuti kembali untuk terbang ke Swiss.
Terkait dengan pengajuan cuti Kang Emil sendiri juga telah dibenarkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Kapuspen Kemendagri Benny Irwan mengatakan bahwa Kang Emil mengajukan cuti selama 10 hari.
"Iya, Pak Gubernur ajukan cuti kembali, jadi tujuan cuti beliau ke Swiss ya, mulai tanggal 9 sampai 19 Juni (2022)," ungkap Benny kepada CNNIndonesia.com, Kamis (9/6).
Lebih lanjut, Benny menerangkan bahwa surat permohonan cuti Kang Emil itu dikirim oleh Pemprov Jabar yang ditandatangani langsung oleh Sekda Jabar. Ia pun mengungkapkan alasan Kang Emil kembali mengajukan cuti ada kaitannya dengan kondisi kedukaan keluarga.
Sebelumnya, Kang Emil juga sempat mengajukan cuti, di mana pada saat itu Eril masih belum dinyatakan meninggal hanya hilang terseret arus Sungai Aare. Sebagai pengingat, Eril hilang di Sungai Aare, Bern, Swiss pada 26 Mei 2022 lalu ketika sedang berenang.
Sementara itu, Swiss saat ini diketahui telah memasuki musim panas, di mana Sungai Aare semakin banyak memiliki pengunjung. KBRI Bern pun membeberkan upaya pencarian jenazah Eril terkini.
KBRI Bern menyatakan bahwa proses pencarian tubuh Eril masih terus dilakukan hingga kini. Bahkan upaya pencarian juga telah dilakukan hingga sekitar kilometer wilayah Sungai Aare.
KBRI Bern pun menerangkan bahwa metode pencarian yang dilakukan pihak berwenang setempat disesuaikan dengan kondisi sungai yang selalu berubah mengikuti perkembangan cuaca. Selain itu, aspek keselamatan seluruh petugas yang terlibat pada misi pencarian juga menjadi perhatian.
(wk/tiar)