Emmeril Khan alias Eril dikenal memiliki jiwa sosial yang tinggi. Setelah meninggal dunia, mendiang putra Ridwan Kamil itu selama ini memiliki kebiasaan mulia yakni berbagi pada masyarakat kurang mampu di malam hari.
- Ria Susilo Wardhani
- Selasa, 14 Juni 2022 - 15:19 WIB
WowKeren - Sosok Emmeril Khan alias Eril tak cuma disayang keluarga tetapi juga masyarakat Indonesia. Kepergian Eril di usia muda membuat banyak pihak merasa kehilangan.
Tak cuma itu, terkuak kalau Eril semasa hidup memiliki jiwa sosial yang tinggi. Dikenal low profile, Eril tak pernah membawa-bawa nama sang ayah sekaligus Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, di setiap kegiatannya.
Ia rupanya bangga menjadi diri sendiri ketika berbuat baik tanpa diketahui siapapun. Hal ini diungkap sahabat baik Ridwan Kamil, Muhammad Farhan.
"Tanpa sepengetahuan kita, Eril sering keluar rumah tengah malam, bertemu dengan pengemis, orang-orang yang terlantar, orang-orang yang tidur di emperan," seru Farhan. "Mereka yang dibantu sebisanya Dia, dengan keterbatasan yang dimilikinya, yang sangat sederhana. Bila bisa ia bantu pasti dibantu."
Farhan mengungkap kalau kegiatan sosial Eril itu tak pernah didokumentasikan. "Tak pernah dia sekalipun mendokumentasikan," kata Farhan.
[photo=/display/images/photo/2022/06/14/00433766s1.jpg*720,577*InstagramRidwan Kamil dan Atalia Teruskan Aksi Mulia Eril[photo]
Kini setelah Eril tiada, Ridwan Kamil tetap berusaha meneruskan kebiasaan mulia putranya itu. Ditemani Atalia sang istri, Ridwan alias Kang Emil naik motor dan memberikan bantuan untuk masyarakat yang kurang mampu.
Video Kang Emil dan Atalia itu tak urung memicu keharuan. "Masyaallah, ibu dan bapak melanjutkan kebaikan yang selama ini a Eril lakukan," demikian keterangan di video itu.
Sebelumnya, dosen pembimbing Eril di ITB juga membongkar sifat asli putra sulung Kang Emil itu. Menurut Ir Indrawanto, Eril selama ini tak pernah pamer statusnya sebagai anak gubernur.
"Dia sangat biasa di mata saya, bahkan saya tidak mengenali kalau dia itu anak gubernur, saya baru tahu," seru Indra. "Jadi saya mengenal dia, oke inget figurnya, tapi saya tidak mengenal dia anak seorang Gubernur. Saya memperlakukan juga biasa saja bahkan saat di tugas akhir pun, saya juga belum mengenal kalau dia itu anak seorang Gubernur."
Indra juga mengungkap kalau Eril sosok yang punya jiwa sosial tinggi. Sebelum meninggal, Eril sebenarnya masih memiliki proyek tugas terkait bantuan untuk dunia medis.
"Dia rajin, nilainya bagus. Aktif di organisasi. Dia seimbang di kegiatan akademis dan non akademis," kata Indra. "Saya sangat prihatin, saya sedih sekali. Sebetulnya saya masih sangat berharap bahwa Eril bisa menyelesaikan tugas akhirnya. Dan pasti tugas akhirnya itu bisa bermanfaat bagi manusia, terutama untuk kesehatan."
(wk/riaw)