Cancel Culture dapat berisiko fatal bila tak ditangani dengan baik. Yuk, simak 7 tips bijak berikut untuk menyikapi fenomena cancel culture yang tengah ramai jadi perbincangan.
- Jun 16, 2022
WowKeren - Masyarakat diminta untuk bijak dalam bersosial media. Bila perlu hindari penggunaan sosial media yang tak bermanfaat. Nisa Kurnia Illahiati membenarkan bahwa sosial media adalah faktor terbesar munculnya cancel culture.
"Medium is the message. Hal yang harus kita ingat, bahwa setiap media memiliki karakteristik dan efek yang berbeda. Dengan mengetahui karakteristik dan efek yang ditimbulkan, pengguna media sosial diharapkan menjadi lebih mawas dan terhindar dari jebakan media," papar Nisa Kurnia.
(wk/Sisi)