Mbak Rara Pamer Foto Bareng Menteri Tjahjo Kumolo Semasa Hidup, Pesan Mengejutkan Terkuak?
Instagram/rara_cahayatarotindigo
Selebriti

Mbak Rara dikenal suka mengungkap ramalan mengejutkan terkait publik figur. Namun saat memajang foto bersama mendiang Menteri Tjahjo, Mbak Rara justru mengungkap pesan tak terduga ini.

WowKeren - Rara Istiati Wulandari alias Mbak Rara buka suara atas meninggalnya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Indonesia (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo. Pawang hujan tersebut ikut berduka dan mengunggah postingan haru.

Ia sempat pamer foto sosok Tjahjo yang dikenal sebagai menteri bersahaja dan berkharisma. Tak disangka, Mbak Rara ternyata pernah bertemu dan foto bareng Tjahjo.

Ia ikut berbela sungkawa atas meninggalnya Tjahjo. Tak mengumbar ramalan, Rara memilih mendoakan Tjahjo.

"Rest In Peace Almarhum bp Tjahyo Kumolo Mentri PAN RB Ketua TKN 2014 Kader PDIP teladan. Terimakasih atas banyak kenangan yg baik sejak Era Pilpres 2013-2014 Sampai sekarang," kata Rara. "Selamat jalan bapak Tjahyo Smoga diberikan tempat terbaik di sisiNya aaminπŸ‡²πŸ‡¨πŸ‡²πŸ‡¨πŸ‡²πŸ‡¨πŸ™πŸ» Salam hormat dariku #Rara#pawanghujan#pawang."


Sebelumnya, Rara dikecam oleh pihak MUI karena meramalkan kalau Eril putra Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan ditemukan dalam keadaan meninggal. Pasca teguran itu, Rara langsung meminta maaf.

"Buat MUI yg memberikan himbauan dan kecaman buat Rara soal anak pak Ridwan kamil dinilai bikin gaduh ya. Rara haturkan maaf ya. Rara pernah meramal anak presiden Jokowi mas Gibran diprediksi akan menjadi walikota atas izin Allah YME waktu menjawab ramalan itu bisa terjadi. Begitupun ramalan lain hanya waktu yg bisa menjawab apakah meleset atau jitu," kata Rara.

Sementara itu, pihak keluarga belum buka suara soal rencana pemakaman Tjahjo. Meski begitu, putri Tjahjo, Rahajeng Widyaswari, mengungkap doa haru atas meninggalnya sang ayah. Rahajeng juga sebelumnya sempat mengungkap kabar terkait kondisi Tjahjo. Ia membeberkan jika Tjahjo sempat menderita infeksi paru-paru.

"Sekarang kondisi Bapak sudah membaik dan cenderung stabil. Intinya bukan seperti yang beredar yang mengatakan Bapak koma atau tidak sadarkan diri, itu tidak benar," kata Rahajeng pada 26 Juni. "Ada infeksi yang menyebar hingga ke paru-paru."

Namun takdir berkata lain. Menteri berusia 64 tahun tersebut akhirnya menghembuskan nafas terakhir di RS Abdi Waluyo, Jakarta pada Jumat (1/7).

(wk/riaw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait