Dijahati Oknum, Tamara Bleszynski Unggah Bukti Hak Suami Kimberly Ryder yang Dirampas
Instagram/kimbrlyryder
Selebriti

Tamara Bleszynski tengah memperjuangkan aset keluarganya yang digelapkan oknum tak bertanggung jawab. Masih keponakan, Tamara membeberkan bukti ada hak Edward Akbar suami Kimberly Ryder yang dirampas.

WowKeren - Tamara Blezynski masih memperjuangkan haknya dan keluarganya atas kepemilikan Hotel Bukit Indah, Puncak Bogor. Kali ini, Tamara menunjukkan bukti bahwa ada hak dari mendiang kakaknya Teresa Bleszynski yang tidak dipenuhi pengelola.

Melalui akun Instagram pribadinya, Tamara menunjukkan potongan surat yang menyatakan bahwa properti milik sang ayah Zbigniew Bleszynski diberikan kepada Teresa. Adapun dalam ketentuan wasiat tersebut harta Teresa akan menjadi hak anaknya jika ia meninggal.

Menurut Tamara Bleszynski, bukti tersebut sudah menjelaskan dan menegaskan jika hak-hak mendiang sang kakak dan anaknya tidak dipenuhi. Sebagai informasi, anak Teresa Bleszynski adalah aktor Edward Akbar yang juga merupakan suami Kimberly Ryder. Dengan demikian, harusnya Edward Akbar menerima bagian dari hotel tersebut.

"She has 1 child at present. Jadi..Jelaskan yg tertulis @hotelbukitindahpuncak . Anak dr Mendiang Kakakku Teresa Bleszynski berhak mendapatkan hak2nya," tulis Tamara Bleszynksi pada postingan Senin (11/7).


Yang membuat Tamara semakin heran, bagaimana semua itu diubah menjadi saham tanpa tanda tangannya. Apalagi, saham-saham tersebut sudah berubah hak milik tanpa sepengetahuannya. Seolah mengindikasikan ada tindak pemalsuan tanda tangan di sini.

"Kok bisa yah…ini dirubah jadi saham, tanpa Tanda Tanganku? Dan kok bisa yah, saham2 berubah kepemilikan, juga tanpa Tanda Tanganku? Apakah ada Tamara2 Bleszynski yg lain? Apakah aku ada kloningannya @hotelbukitindahpuncak ??" tutupnya.

Dijahati Oknum, Tamara Bleszynski Unggah Bukti Hak Suami Kimberly Ryder yang Dirampas

Source: Instagram

Sementara itu, Tamara Bleszynski telah melaporkan tiga orang pengurus Hotel Bukit Indah Puncak atas dugaan penggelapan aset. Selama 19 tahun, Tamara menerima perlakuan jahat yakni sudah tidak memperoleh haknya atas hotel warisan sang ayah tersebut.

Tak cuma aset keluarga yang dirampas, Tamara juga mengungkapkan bahwa kematian kakaknya Teresa sengaja ditutupi. Kala itu, berita tentang kematian Teresa Bleszynski tidak dumumkan atas permintaan oknum.

(wk/inta)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait