Ada banyak momen tak terlupakan saat BTS menggelar konser di Busan, salah satunya adalah ketika Jin melanggar salah satu aturan yang ditetapkan staf. Seperti apa?
- Eva Lestari
- Senin, 17 Oktober 2022 - 18:02 WIB
WowKeren - Pada Sabtu (15/10), BTS menggelar konser gratis bertajuk "Yet To Come" di Busan, Korea Selatan. Konser ini menyimpan begitu banyak momen tak terlupakan, salah satunya adalah ketika Jin melanggar aturan yang ditetapkan oleh staf.
Di salah satu segmen, anggota tertua BTS itu berjalan ke bawah panggung untuk menyapa ARMY secara langsung. Dia tak hanya memperhatikan wajah mereka dari dekat, namun juga melambaikan tangannya dengan penuh semangat.
Penggemar dibuat kagum dengan kepribadian Jin yang seperti malaikat, karena hal itu menunjukkan cintanya yang luar biasa untuk ARMY. Mereka juga merasa beruntung dapat menyaksikan ketampanannya dari dekat.
Beberapa ARMY juga menunjukkan sesuatu yang menarik usai menyaksikan Weverse Live BTS. Penggemar mengatakan bahwa anggota BTS yang lain juga mereka ingin turun ke bawah panggung seperti Jin, namun staf melarang mereka untuk melakukannya.
Penggemar juga terkesan dengan tekad Jin untuk memberi penampilan terbaik meski mengalami masalah tenggorokan selama beberapa minggu terakhir. Mereka bahkan mempopulerkan topik "GetWellSoonJin" di Twitter untuk menunjukkan rasa terima kasih sekaligus dukungannya pada sang idol.
"Dia sangat berharga!" ujar seorang penggemar. "Betapa beruntungnya mereka yang bisa melihat Jin sedekat itu," imbuh penggemar yang lain. "Bagaimana keadaanmu saat Jin muncul tepat di hadapanmu? Kalu itu aku, kurasa aku akan mati," tambah yang lain.
"V, Jimin, Jungkook dan J-Hope berkata selama live di Weverse bahwa mereka ingin turun ke bawah panggung untuk menemui ARMY. Tapi sutradara menghentikan mereka di tengah-tengah melalui in-ears-nya," kata penggemar yang lain dan masih banyak lagi.
Sementara itu, Jin baru saja mengejutkan penggemar karena tiba-tiba mencabut permohonan penundaan wajib militernya. Anggota BTS yang lain akan mendaftar secara berurutan, sehingga grup ini diperkirakan akan kembali aktif pada tahun 2025 mendatang.
(wk/eval)