RM BTS lebih nyaman dan bebas menikmati seni visual ketimbang mendengarkan musik yang bagus. Pasalnya, RM ikut merasakan cemburu ketika mendengarkan musik yang bagus.
- Amelia Nur Fatimah
- Rabu, 02 November 2022 - 08:18 WIB
WowKeren - RM BTS membahas secara lebih terbuka dan mendalam mengenai kecintaannya pada seni visual. RM bahkan mengaku bisa lebih menikmati seni visual secara bebas ketimbang bidang yang selama ini ia geluti, musik. Hal itu terungkap lewat diskusinya dengan musisi kelas dunia, Pharrell Williams.
Selama obrolan untuk "Artists On Artists" Rolling Stone, RM dan Pharrell Williams salah satunya membahas soal kecintaan mereka pada seni visual. RM awalnya bertanya pada Pharrell apa yang membuatnya tertarik pada seni visual. Pharrell kemudian mengungkap bahwa dia senang mempelajari bagaimana maksud yang sama diterjemahkan secara berbeda dalam bentuk seni yang berbeda.
"Seperti halnya makanan, sesuatu bisa terasa manis atau asam. Hal-hal bisa berbau manis atau asam. Secara visual kita dapat melihat sesuatu yang terlihat manis bagi kita dan sesuatu yang asam," ungkap Pharrell.
"Dengan pendengaran, kita bisa mendengar sesuatu yang begitu manis dan menyenangkan, dan kemudian kita bisa mendengar sesuatu seperti, 'Ooh, masam,' lho? Jadi saya benar-benar mendapatkan kesenangan dengan bekerja dengan seniman dalam disiplin seni yang berbeda untuk menentukan di mana kesesuaiannya. Seperti, 'Oh, wow, itu manismu. Oh, itu asammu'," sambungnya.
RM kemudian turut menanggapi pernyataan Pharrell Williams dengan apa yang ia rasakan saat interaksi personalnya dengan seni visual. RM bahwa dia menikmati seni visual jauh lebih bebas daripada musik.
Pasalnya, saat mendengarkan musik yang bagus, meski memberikan kenikmatan luar biasa, hal itu juga menimbulkan rasa iri dalam diri RM sebagai musisi. Sedangkan ketika melihat karya seni visual yang bagus, RM merasa lega karena tidak memikul beban kreativitas seni. RM dengan jelas menempatkan diri sebagai outsider yang hanya menikmati karya-karya seni visual.
"Hal yang menyenangkan bagi saya dengan seni visual adalah ketika saya mendengarkan musik yang bagus, saya terpesona, tetapi tetap saja, terkadang saya merasa sangat cemburu. Itu (bisa) sangat, sangat menyakitkan. Jadi lucu, kan?" beber RM.
"Tapi untuk seni visual, saya tidak akan menggambar satu garis pun karena saya ingin tetap menjadi orang luar. Tapi aku seorang kekasih. Saya seorang penggemar. Saya seorang maniak. Jadi ketika saya melihat semua lukisan dan mungkin patung, saya merasa sangat lega karena saya bisa menyukainya sebanyak yang saya bisa," pungkasnya.