Jisoo diperintahkan untuk membayar ganti rugi akibat skandal bullying yang merusak kariernya.
- Selasa, 07 Juli 2026 - 01:03 WIB
WowKeren - Pada 6 Juli 2026, terungkap bahwa agensi mantan aktor Kim Jisoo, KeyEast, telah diperintahkan oleh pengadilan untuk membayar ganti rugi sebesar ₩880 juta KRW (sekitar $576.000 USD) kepada perusahaan produksi di balik K-Drama KBS2, 'River Where The Moon Rises'. Keputusan ini diambil setelah KeyEast menarik bandingnya ke Mahkamah Agung pada 24 Juni lalu.
Awalnya, Kim Jisoo terpilih sebagai pemeran utama laki-laki, On Dal, dalam 'River Where The Moon Rises'. Namun, pada Maret 2021, muncul tuduhan di dunia maya yang menuduh aktor tersebut terlibat dalam tindakan kekerasan di sekolah, termasuk bullying, penyerangan, ancaman, pelecehan verbal, dan penghinaan selama masa sekolahnya. Menanggapi tuduhan tersebut, Kim Jisoo mengunggah permintaan maaf yang ditulis tangan di media sosial, mengakui beberapa tuduhan, dan mengundurkan diri dari proyek drama tersebut.
Keputusan Kim Jisoo untuk mundur menyebabkan kerugian besar bagi produksi. Saat itu, 'River Where The Moon Rises' sudah menayangkan enam episode, dan proses syuting dilaporkan telah selesai hingga episode ke-18 dari total 20 episode yang direncanakan. Setelah kepergian Kim Jisoo, aktor Na Inwoo ditunjuk sebagai penggantinya, dan tim produksi terpaksa harus mengambil ulang semua adegan yang melibatkan Kim Jisoo.
Canvas N, perusahaan produksi yang sebelumnya dikenal sebagai Victory Contents, kemudian mengajukan gugatan sebesar ₩3,00 miliar KRW (sekitar $1,96 juta USD) terhadap KeyEast, mengklaim kerugian langsung akibat proses syuting ulang. Kerugian ini mencakup biaya staf, lokasi, peralatan, biaya pemeran, biaya produksi seni, dan kerugian lain yang diakibatkan oleh penggantian pemeran secara mendadak.
Pada sidang pertama, pengadilan memihak sebagian kepada perusahaan produksi dan memerintahkan KeyEast untuk membayar ₩1,42 miliar KRW (sekitar $929.000 USD). Namun, jumlah tersebut kemudian dikurangi menjadi ₩880 juta KRW (sekitar $576.000 USD) dalam proses banding, yang kini telah dipastikan. Canvas N juga mengajukan banding setelah keputusan sidang kedua, tetapi pengadilan menolak banding tersebut.
Kim Jisoo meninggalkan KeyEast pada Mei 2021, tidak lama setelah kontroversi tersebut. Ia kemudian menyelesaikan layanan militer alternatif sebagai pekerja layanan sosial dan telah dibebaskan pada tahun 2023. Pada tahun 2024, ia kembali membahas tuduhan bullying tersebut, menyatakan bahwa ia telah menyelesaikan kesalahpahaman dengan orang-orang yang terlibat. 'Saya dapat memperjelas kesalahpahaman dengan teman-teman yang membicarakan hal itu. Dan saya perlahan-lahan bersiap untuk mencoba berakting lagi,' ungkap Kim Jisoo.
Meskipun demikian, kemungkinan comeback-nya di Korea masih belum pasti. Sementara kariernya di dalam negeri terhenti, Kim Jisoo kini lebih aktif di luar negeri, bekerja di Filipina sebagai aktor dan kreator TikTok.
(wk/timw)