Sebelum meninggal dunia, Lord Rangga pernah ditunjuk sebagai Manajer Tim Persab Brebes di Liga 3. Ia pun merasa terhormat dan sangat antusias menyandang status barunya tersebut.
- Marina Larasati
- Rabu, 07 Desember 2022 - 09:59 WIB
WowKeren - Kabar duka datang dari Lord Rangga, mantan petinggi Sunda Empire. Pemilik nama asli Edi Raharjo itu dikabarkan meninggal dunia pada hari ini, Rabu (7/12) di Brebes, Jawa Tengah lantaran sakit. Informasi itu dibagikan oleh salah satu kerabat Lord Rangga di Brebes, Muhaemin Primawan.
"Iya sakit, almarhum meninggal pagi tadi sekitar pukul 05.30 WIB di RS Mutiara Bunda. Selamat jalan sobat, semoga Husnul khotimah," ujarnya kepada awak media.
Meninggal di usia 55 tahun, perjalanan karier seorang Lord Rangga sempat menjadi perbincangan publik. Lord Rangga mulai terkenal saat kemunculannya mendeklarasikan kerajaan Sunda Empire membuat gempar masyarakat Indonesia. Gara-gara itu, ia pun banjir tawaran undangan di berbagaia acara televisi, salah satunya sempat menjadi narasumber di Indonesia Lawyers Club.
Lord Rangga juga sempat mendekam di penjara pada pertengahan Januari 2020 akibat Sunda Empire yang didirikannya dianggap menyebarkan berita bohong hingga menimbulkan keonaran. Pada 13 April 2021, Lord Rangga bebas bersyarat dari penjara. Setelah itu, ia menjadi selebritis, diundang oleh pihak stasiun televisi dan bintang tamu podcast di YouTube. Salah satunya pernah mampir ke podcast Deddy Corbuzier.
Beberapa tahun menjabat sebagai petinggi Sunda Empire, Lord Rangga akhirnya memutuskan hengkang dan beralih fokus pada dunia sepak bola. Ia pun sempat ditunjuk menjadi manajer tim Persab Brebes yang pernah diperkuat oleh Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman.
Mengejutkannya, Lord Rangga juga pernah viral karena video lawasnya tersebra. Di mana dalam video tersebut Lord Rangga tampil dalam salah satu acara televisi yang diunggah kembali oleh channel YouTube Soegeng Sarjadi. Lord Rangga tampil sebagai pembicara mengenai masalah pertanian, yang duduk bersama Menteri Pertanian Suswono saat era Pemerintahan SBY.
Lord Rangga dalam acara tersebut dijuluki sebagai Ketua Dewan Bawang Merah Republik Indonesia. Ternyata saat itu Lord Rangga merupakan petani bawang merah. Bahasan dalam acara itu juga membahas mengenai bawang merah.
Lebih lanjut, Lord Rangga sempat juga jadi perhatian lantaran penampilannya yang hobi mengenakan seragam militer. Lord Rangga lagi-lagi membuat heboh karena mengaku telah menyandang gelar profesor usai merantau. Namun, fakta ini langsung dibantah oleh Wamadiharjo, seseorang yang mengaku kenal dengan Lord Rangga.
Wamadiharjo menyebut Lord Rangga lulusan Sekolah Pertanian Menengah di Baros dan lulus sekitar tahun 1980-an. Roy Suryo pakar telematika juga pernah mengungkap bahwa Lord Rangga tak memiliki darah Sunda. Roy menegaskan kalau Lord Rangga adalah masyarakat sipil biasa dan tidak pernah mengenyam pendidikan kemiliteran.
(wk/lara)