Tiktokers Emil Mario menuai kritik pasca membuat konten 'L For Lesti' hingga mengaitkan dengan lafaz Allah. Ramai dituding menghina agama, Emil langsung gercep mengungkap permintaan maafnya.
- Ria Susilo Wardhani
- Kamis, 15 Desember 2022 - 09:13 WIB
WowKeren - Sosok seleb TikTok Emil Mario mendadak jadi sorotan di sosial media. Ia dikritik karena membuat konten L for Lesti Kejora dan menyambungkannya dengan Lafaz Allah.
"L for Lesti no," kata Emil memulai kontennya. "L for Laa Ilaha Illallah, gue udah capek banget nge***."
Unggahan itu sontak membuat warganet berang dan mengecam Emil. Ia dianggap menghina kalimat syahadat hingga dituntut segera meminta maaf.
"Kalo mau ngonten otak dipake, itu kalimat suci lu samain kata2 kotor," ujar netter. "LAPORKAN GUYSSSS🔥, PENJARAKAN DIA," kata yang lainnya. "Kalo mau sok keren gausa bawa kalimat suci agama orang lain. ada agama sendiri kan lo? pake itu aja dongg, gausah sok asik lu. jd orang asik jg butuh ilmu, banyak belajar biar ga bego," kata yang lainnya.
Sadar sudah melakukan kesalahan, Emil akhirnya meminta maaf. Ia menegaskan tak ada niatan menghina agama apapun.
"Sebelumnya gue pengen minta maaf sebesar-besarnya untuk video terakhir yang gue buat di TikTok. Tidak ada sedikitpun niatan dari hati gue untuk menjatuhkan atau menghina agama mana pun, harusnya gue bisa research lebih lagi apa yang gue omongin sebelum gue membuat video," kata tiktokers dengan jumlah 7,3 juta followers itu. "Gue tumbuh besar di keluarga dan teman dari berbagai macam ras dan tidak ada sedikit niatan dari hati gue untuk mau menghina. Tindakan yang gue lakuin tidak gue benarkan dan gue bisa belajar dari hal ini. Sekali lagi mohon maaf have a good night everyone."
Emil juga mengunggah video permintaan maaf di akun TikToknya. Ia mengaku sudah ceroboh dalam membuat konten hingga meminta maaf terkait kata-kata yang menyinggung perasaan orang lainnya.
"Gua mau meminta maaf terkait konten terakhir yang gua buat di TikTok. Maaf apabila kalimat yang gua gunakan itu menyinggung dan menyakiti hati kalian," serunya. "Gue akuin kalimat yang gue gunakan itu ceroboh dan juga salah. Seharusnya gua bisa lebih bijak lagi menggunakan kata-kata dalam video gue. Sebelumnya dari gue tidak ada niatan sedikitpun untuk menyakiti agama apapun. Murni kelalaian gue yang kurang research dalam kata-kata yang gunain dalam video gue. Bisa jadi pelajaran buat gue untuk kedepannya bisa lebih bijak dan makasih banyak buat kalian semua yang selalu ngingetin gue. Sekali lagi gue minta maaf dari lubuk hati yang paling dalam. Makasih."
(wk/riaw)