Raisa mengaku tidak mendapat pemberitahuan secara langsung terkait tidak diizinkannya menggunakan SUGBK untuk konser. Raisa pun menegaskan konsernya di GBK tahun depan tidak batal.
- Marina Larasati
- Jumat, 16 Desember 2022 - 15:39 WIB
WowKeren - Raisa akhirnya memberi kejelasan terkait konsernya yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Februari 2023 mendatang yang kabarnya sempat dicekal oleh FIFA. Raisa mengaku jika tidak ada pemberitahuan langsung yang masuk kepada pihaknya terkait pembatalan konser tersebut oleh FIFA. Karenanya, ia mengatakan jika konser akan tetap digelar di SUGBK.
Bahkan semua persiapan konser dikatakan Raisa hampir rampung. "Jadi (konser di SUGBK). Jadi di GBK karena kalau ke kita sih nggak ada pemberitahuan apa-apa, jadi semua sudah beres," ungkap Raisa saat ditemui di Cibubur, Jakarta Timur pada Jumat (16/12).
Raisa mengatakan berbagai persiapan saat ini tengah dilakukan. Penjualan tiket juga masih berjalan sampai saat ini.
"Sekarang tinggal tahap persiapan. Lagi penjualn tiket juga," tuturnya. "Semua sih dari musik. Musik bersama dengan grafis, koreografis, vokal dan band musik dan yang pasti persiapan fisik karena panggungnya bakalan gede banget."
Lebih lanjut, Raisa mengaku senang sekaligus tak menyangka lantaran penjualan tiketnya kelas festival sudah habis diborong penggemarnya. "Alhamdulillah kemarin tiket festival sudah sold out aku nggak menyangka banget," pungkas Raisa.
Sebelumnya, PSSI telah mengirimkan surat ke FIFA terkait penggunaan enam stadion yang akan dipakai untuk venue Piala Dunia U20 tahun depan di luar untuk kepentingan sepak bola. Dalam balasannya, FIFA menegaskan bahwa penggunaan enam stadion di luar kepentingan sepak bola sebelum Piala Dunia U20 digelar tidak diperkenankan.
"Setelah berkonsultasi dengan manajemen lapangan FIFA, kami menginformasikan, bahwa kami tidak dapat menyetujui jadwal yang sudah dijadwalkan," kata Christian Schmolzer, Men’s Tournament Manager FIFA dikutip dari laman resmi PSSI, Rabu (30/11).
"Mengingat investasi signifikan yang telah disetujui pemerintah untuk dibelanjakan dalam menyediakan lapangan sepakbola berkualitas tinggi, akan menjadi kontradiktif untuk membiarkan acara ini berlangsung sedekat mungkin dengan turnamen. Dengan ini kami mohon dengan hormat untuk menyampaikan masukan ini kepada Manajemen Stadion GBK."
(wk/lara)