Upaya Damai Baim Wong Tak Sia-Sia, 1 Laporan Kasus Prank KDRT Resmi Dicabut
Instagram/baimwong
Selebriti

Kasus prank KDRT yang menyeret nama Baim Wong berangsur damai. Pasalnya, salah satu pelapor yang bersedia memaafkan Baim Wong akhirnya resmi mencabut laporan polisi.

WowKeren - Baim Wong sedikit demi sedikit mulai bisa bernapas lega. Pasalnya, salah satu pelapor kasus prank KDRT resmi mencabut laporannya terhadap Baim. Pencabutan laporan dilakukan usai pihak pelapor bersedia damai dengan Baim.

Menurut keterangan polisi, pelapor yang bersedia damai itu bernama Alfian Rachman Hasibuan. Pencabutan laporan oleh Alfian Rachman dikonfirmasi langsung oleh Kepala Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi.

AKP Nurma menerangkan laporan yang dicabut terkait kasus Undang-Undang ITE. "Pencabutan sudah ada satu, yang Undang-Undang ITE," kata Nurma kepada awak media, Rabu (4/1).

Tak diketahui pasti kapan tepatnya laporan Baim dicabut. Namun, Nurma memastikan jika salah satu pelapor sudah sepakat tak meneruskan kasus mereka lebih jauh. "(Tapi) Kata penyidiknya sudah dicabut. Pencabutan udah ada satu, katanya udah damai kemarin," beber Nurma.


Sebelumnya, Alfian Rachman dan Baim Wong sudah sempat menempuh tahapan mediasi pada 25 Desember 2025 lalu. Perdamaian Baim dan Alfian Rachman berlangsung di Masjid Al Istiqomah Giriloka, BSD City. Mediasi kedua pihak tersebut ditengahi oleh ustaz bernama Witjaksono.

Sementara itu, AKP Nurma menyebut masih ada satu laporan lagi yang belum dicabut. Laporan tersebut diduga milik seseorang bernama Tengku Zanzabella dari Sahabat Polisi. "Bukan sahabat polisi, iya masih ada tuh belum (dicabut)," terang Nurma.

Tengku Zanzabella dan pengacaranya, Prabowo Febrianto dari Perwakilan Organisasi Sahabat Polisi Indonesia (SPI) sempat mengaku enggan berdamai. Prabowo Febrianto bahkan yang mengharapkan agar kasus Baim dapat segera naik tingkat.

"Masih tahap lidik. Masih pemeriksaan saksi-saksi sudah. Dan kita juga sudah memberikan legal opinion sebagai bahan pertimbangan untuk digelarperkarakan," kata Prabowo beberapa waktu lalu. "Kita sudah memberikan bukti-bukti pendukung, rekam layar, teks video prank dan lain-lain."

Prabowo Febrianto juga sempat kesal usai Baim mengklaim kasus prank KDRT telah sepenuhnya telah selesai. Sedang, pihaknya merasa sama sekali belum mendapat ajakan Baim untuk berdamai.

(wk/Sisi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait