Bantah Hindari Pajak, Perusahaan Lee Soo Man Ancam Polisikan Penyebar Fitnah
Selebriti

Perusahaan Lee Soo Man, CT Planning buka suara usai disebut sebagai salah satu cara pendiri SM Entertainment itu untuk menghindari pajak di luar negeri. Perusahaan mengancam akan mengambil tindakan hukum.

WowKeren - Sebagai buntut dari sengketa dengan SM Entertainment, Lee Soo Man sempat dituding telah melakukan penggelapan. Salah satu tuduhan yang ditujukan pada pediri SM adalah perusahaan CT Planning Limited telah menghindari pajak.

Pada Rabu (22/2), perwakilan CT Planning Limited (CTP) merilis pernyataan pers untuk membantah tuduhan penggelapan. Bahkan perusahaan itu mengancam penyebar fitnah akan dipolisikan.

"Karena rumor yang baru-baru ini beredar secara online, citra merek CTP telah mengalami kerusakan yang signifikan, sehingga perusahaan membuat pernyataan berikut untuk melindungi hak dan kepentingan hukumnya sendiri," buka CEO Kim Han Gu.

"Didasarkan pada visi, 'Untuk mengejar realisasi pasar budaya Asia yang mengambil tempat di pusat pasar budaya dunia,' CTP adalah perusahaan investasi yang berurusan dengan perencanaan proyek kreatif global dan produksi kreatif luar negeri," lanjut CEO Kim.

" Itu adalah didirikan dan terdaftar di Hong Kong, dan anak perusahaan telah didirikan di Beijing," jelasnya.


Kemudian CTP mengaku telah mengikuti semua peraturan dan prosedur terkait undang-undang di setoiap negara tempat cabang terdaftar. Hal itu bertentangan dengan tuduhan yang dilayangkan padanya.

"Sejak pendirian perusahaan, CTP, serta produser Lee Soo Man, telah dengan ketat mengikuti semua peraturan dan prosedur yang berkaitan dengan undang-undang di setiap negara tempat cabang terdaftar; bertentangan dengan klaim palsu yang dibuat oleh beberapa penuduh, pernyataan ini dengan tegas menegaskan bahwa CTP telah melakukan semua pembayaran pajak melalui prosedur yang benar," beber CTP.

Selain itu, perusahaan mengumumkan akan mengambil tindakan hukum terkait pencemaran nama baik terhadap CTP. Sebelum semua terlambat, mereka meminta agar penyebar fitnah berhenti sebelum tindakan serius benar-benar diambil.

"Untuk semua fakta palsu yang disebarluaskan di Internet, kami akan meminta pertanggungjawaban individu dan entitas (di balik penyebaran), dan pada saat yang sama, kami mendesak Anda untuk berhenti menyebarkan fakta palsu yang mencemarkan nama baik perusahaan kami," ujar CEO Kim.

Sebelu ini, Lee Sung Soo selaku CEO SM Entertainment menyebutkan bahwa CT Planning sebagai versi luar negeri LIKE Planning. Perusahaan itu disebut sebagai upaya Lee Soo Man menghindari pajak karena memproduksi karya di luar negeri.

(wk/inta)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait