Wulan Guritno mengunggah pesan haru dari putri tercinta, Shaloom Razade, di momen ulang tahun ke-42. Pesan Shaloom ini bak menguatkan Wulan Guritno usai eks suami, Attila Syah, muncul dan mengungkit soal perceraian.
- Ria Susilo Wardhani
- Sabtu, 15 April 2023 - 11:54 WIB
WowKeren - Wulan Guritno merayakan ulang tahun ke-42 pada 14 April. Di momen spesial itu, Wulan mengungkap dukungan manis dari putri sulungnya, Shaloom Razade.
"Happy birthday birth giver. I hope this year will be as special as you are," tulis Shaloom sambil pamer foto lama dirinya dan Wulan. "Keep on inspiring people as you inspire me every single day. I love you."
Pesan manis Shaloom ini bak bentuk dukungan setelah sebelumnya Attila Syah muncul dan mengungkit masa lalu perceraian. Shaloom juga sempat mengungkap pesan bijak ketika Attila menyentil dirinya tak bisa ketemu anak karena ego dari Wulan. Apapun yang terjadi, Shaloom agaknya tetap tegar dan memotivasi dirinya agar selalu menjadi sosok yang positif.
Sebelumnya, Attila mendadak muncul setelah belasan tahun menghilang. Ia rupanya mengungkit soal perceraian yang terkesan mendadak tanpa diketahui penyebabnya.
"Karena gini santai, tiba-tiba bak-bak, durr (cepat proses cerainya). Ini masalahnya apa sih. Sebenarnya gue juga enggak tahu permasalahannya apa. Sampai hari ini secara dewasa, kalau aku pengin bertanya (ke Wulan soal penyebab cerai)," kata Attila. "Nggak ada diskusi, pak-pak, duar cepet banget (cerai). Tiba-tiba aku pulang, terus masuk ada telepon 'Saya lawyernya Sri Wulandari Guritno, sekarang hari ini anda kalau mau berbicara dengan Wulan melalui saya'."
Attila juga membahas soal dirinya yang sulit bertemu anak. Ia menilai penyebabnya karena ego Wulan yang diduga tak mengizinkan bertemu Shaloom.
"Karena ego, mohon maaf ego beliau, dari pihak ibunya, seperti over protektif," kata Attila. "Akhirnya ketemu dua tahun lalu pas dia baru balik London, dia mau ketemu, maaf ya Shaloom, katanya mama jangan tahu. Kita ketemu di daerah Hang Tuah, senang banget ketemu tapi gue bukan orang yang ekspresif, dia ngenalin pacarnya."
Attila berharap Wulan tak terus-terusan membenci dirinya. Ia menyesali Wulan tak pernah melihat kalau pernikahan diantara mereka pernah harmonis meski akhirnya harus kandas di tengah jalan.
"Waktu saya tinggal sama Wulan, ngontrak di Depok. Dia (Wulan) ke pasar, pakai daster, dia naik mobil, dia lagi mengandung, dia belajar sebagai seorang ibu, dia belajar masak sampai dia jago masak. Jadi waktu tinggal bersama itu indah, 4 tahun itu indah. Itu cerita keren, sayangnya si Wulan enggak pernah mengulas itu. Ada cerita yang indah, pesan ini kan baik untuk kita punya keturunan, untuk Shaloom, keindahan itu jangan pernah dihilangkan," kata Attila. "Kerugian terbesar adalah di anak. Anak pada saat harus mendapat kebahagiaan, hilang karena perpisahan. Perpisahan itu hal yang negatif, tapi kita lihat positifnya. Tidak perlu saling membenci."
(wk/riaw)