'Black Knight' membawa pemirsa menyaksikan era di Korea masa depan saat kehidupan orang bergantung pada penggunaan masker oksigen karena polusi udara yang parah.
- Farida Amalia Dwi Yanti
- Selasa, 16 Mei 2023 - 14:36 WIB
WowKeren - Kim Woo Bin kini sedang menyapa penonton lewat drama terbarunya bertajuk "Black Knight". Namun baru-baru ini, warga Jepang menuding bahwa drama Netflix itu memplagiat game garapan negara mereka.
Warga Jepang menuduh "Black Knight" memplagiat latar game "Death Stranding". Tuduhan ini langsung ditanggapi oleh pihak Netflix yang membuat pernyataan resmi lewat media setempat pada Selasa (16/5).
Netflix mengungkap bahwa "Black Knight" adalah drama adaptasi dari webtoon dengan judul sama yang dirilis oleh Lee Yun Kyun pada 2016. Sedangkan game yang disebutkan warga Jepang itu baru dirilis pada 2019.
Ini artinya webtoon "Black Knight" dirilis 3 tahun lebih awal dari game "Death Stranding" dan tuduhan plagiat itu jelas terbantahkan. Tuduhan plagiat yang menimpa "Black Knight" ini sempat menuai sorotan khusus dari warganet di Twitter.
"Padahal emang webtoon-nya udah ada dr lama yaa hmm. sebelum tayang jg udah dibilang kan dr webtoon," tulis seorang netizen. "Lah kan emang dari awal udah bilang ini adaptasi webtoon," sambung yang lain. "Webtoon nya aja udah lama," tambah netizen lainnya.
Di sisi lain, "Black Knight" membawa pemirsa menyaksikan era di Korea masa depan saat kehidupan orang bergantung pada penggunaan masker oksigen karena polusi udara yang parah. Drama ini berfokus menceritakan para kurir di era itu.
Woo Bin berperan sebagai kurir misterius dan legendaris yang dikenal sebagai 5-8. Ia lantas terlibat dengan seorang pengungsi tangguh bernama Sa Wol (Kang Yoo Seok). Bersama-sama, mereka dengan berani menantang Grup Cheonmyeong yang mengendalikan dunia pasca-apokaliptik ini.
Sementara itu, "Black Knight" mencetak angka mengesankan di FlixPatrol mencapai 592 poin. Segera setelah dirilis, drama ini juga mengamankan posisi teratas di delapan negara, termasuk Korea, Kuwait, Malaysia, Filipina, Arab Saudi, Singapura, Thailand, dan Vietnam.
(wk/amal)