FIFTY FIFTY Disebut Bisa Sebesar BTS Andai Tak Serakah
Instagram/we_fiftyfifty
Musik

Mantan pelatih idol In Ji Woong mengatakan tak semua agensi kecil sanggup berinvestasi sebesar Attrakt. Ia juga berkata FIFTY FIFTY berpotensi bisa seperti BTS andai tak dibutakan keserakahan.

WowKeren - FIFTY FIFTY mengajukan tuntutan pembatalan kontrak terhadap agensi mereka, Attrakt, di mana sebelumnya terungkap bahwa girl grup tersebut menandatangani kontrak dengan agensi lain di luar sepengetahuan CEO Attrakt. Konflik ini sangat disayangkan karena menurut seorang mantan pelatih idol, FIFTY FIFTY bisa saja sepopuler BTS.

CEO Attrakt dilaporkan tidak memberikan dukungan untuk FIFTY FIFTY bahkan dalam situasi sulit tetapi akhirnya menghadapi pengkhianatan. Menjawab wawancara dengan Dispatch pada 4 Juli, CEO Attrakt Jeon Hong Joon mengungkapkan bahwa dia melakukan segalanya, secara materi dan emosional, untuk mendukung member FIFTY FIFTY.

Menurut CEO Jeon, dia menginvestasikan lebih dari 1 miliar won (sekitar Rp 11,58 miliar) semata-mata untuk produksi video musik FIFTY FIFTY, dan bahkan menjual jam tangan Rolex yang telah dia pakai selama 10 tahun dan mobil keluaran luar negeri miliknya untuk menutupi biaya produksi yang tidak mencukupi.


Dalam sebuah wawancara dengan News1 pada 4 Juli, mantan pelatih idol In Ji Woong berbagi, "Tidak mudah bagi agensi kecil dan menengah untuk menginvestasikan 1 miliar won dalam video musik. Mereka (agensi FIFTY FIFTY) benar-benar menghabiskan 3-4 kali lebih banyak dari rata-rata."

Dia menambahkan, "Album pertama FIFTY FIFTY gagal mendapatkan perhatian", lalu menambahkan, "Meskipun situasi keuangan sulit, para member masih menerima pelajaran pelatihan grup dan individu, yang menelan biaya hingga 20-30 juta won (sekitar Rp 231-347 juta). Pelatihan semacam ini sangat bagus."

In Ji Woong membandingkan situasi FIFTY FIFTY sebelum perselisihan kontrak dengan BTS, mengatakan, "BTS juga bukan grup yang dibuat oleh agensi besar. Mereka mengalami semua masa sulit bersama sejak awal hingga mencapai posisi mereka saat ini. Jika member FIFTY FIFTY menjaga hubungan baik dengan CEO Jeon, mereka bisa menjadi BTS versi perempuan. Namun, mereka telah dibutakan oleh keserakahan."

In Ji Woong dengan tegas menekankan bahwa situasi FIFTY FIFTY saat ini adalah sesuatu yang dapat terjadi pada perusahaan kecil mana pun, menambahkan, "Timing dari semua hal ini, yang terjadi ketika grup memperoleh pengakuan tapi belum menghasilkan keuntungan, dapat dilihat sebagai gangguan yang disengaja."

(wk/dewi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait