Outlet media Korea melaporkan bahwa FIFTY FIFTY terancam masuk daftar hitam (black list) dari industri setelah Asosiasi Manajemen Hiburan Korea, salah satu asosiasi industri paling berpengaruh.
- Eka Dewi Sofia Putri
- Selasa, 18 Juli 2023 - 16:23 WIB
WowKeren - Dua asosiasi industri paling berpengaruh di K-Pop berjanji mendukung CEO ATTRAKT, Jeon Hong Joon. Menurut laporan SBS News 18 Juli, Asosiasi Hak Cipta Musik Korea telah memutuskan untuk menahan royalti dari lagu hit FIFTY FIFTY, "Cupid".
Keputusan itu dibuat karena tuduhan yang mengklaim bahwa CEO The Givers, Ahn Sung Il, secara ilegal memperoleh hak cipta atas lagu tersebut. "Jika terjadi sengketa hak cipta, kami menahan royalti," kata Asosiasi Hak Cipta Musik Korea.
Pada hari yang sama, outlet media Korea melaporkan bahwa FIFTY FIFTY terancam masuk daftar hitam (black list) dari industri setelah Asosiasi Manajemen Hiburan Korea, salah satu asosiasi industri paling berpengaruh, juga menyuarakan dukungannya untuk ATTRAKT.
Dalam sebuah pernyataan, asosiasi menyatakan penyesalan atas perseteruan label FIFTY FIFTY sambil menggembar-gemborkan pencapaian Jeon Hong Joon. "Kami merasa menyesal dengan situasi FIFTY FIFTY saat ini. Kami berharap kedua belah pihak dapat segera berdamai."
Mereka melanjutkan, "Jeon Hong Joon dikenal di industri sebagai orang yang rajin, kreatif, dan cakap. Dia dianggap sebagai panutan industri untuk menemukan FIFTY FIFTY, yang, melalui kerja keras, mampu masuk chart di Billboard dan sekali lagi menyoroti K-Pop."
Asosiasi manajemen kemudian mendesak member FIFTY FIFTY untuk kembali ke ATTRAKT. "Kami berharap industri hiburan tidak mengikuti logika berdasarkan uang, dan melalui struktur rasional dan langkah-langkah untuk meningkatkan industri, kami akan bekerja untuk mencegah terjadinya insiden buruk lebih lanjut. Kami berharap ATTRAKT dan FIFTY FIFTYY dapat mencapai kesepakatan dan grup dapat segera kembali ke label," kata Asosiasi Manajemen Hiburan Korea.
Sementara itu, Dispatch baru-baru ini mengungkapkan bahwa produser "Cupid" Ahn Sung Il telah memalsukan tanda tangan untuk mencuri kepemilikan hak cipta "Cupid".
(wk/dewi)