Atta Halilintar diterpa rumor tak sedap terkait hubungannya dengan eks sopir berinisial A. Disaat Atta jadi bahan gunjingan, Kris Dayanti, sang mertua mengungkap reaksi tak terduga.
- Ria Susilo Wardhani
- Jumat, 04 Agustus 2023 - 11:24 WIB
WowKeren - Eks sopir Atta Halilintar, A, mengunggah postingan mengejutkan soal dirinya merasa dizalimi. Ia mengklaim kesulitan dapat kerja karena banyak pihak mengira dirinya digaji fantastis oleh Atta.
"Mantan sopir viral yang dizalimi," demikian unggahan dari akun diduga milik A. "Karir saya hancur selama dari th 2021 sampai sekarang,karena pemberitaan yg membohongi publik,gajih saya fantastis 39 JT,padahal UMR aja gak,saya merasa dirugikan,hancur kehidupan saya,saya mencari keadilan."
Terkait masalah itu, Krisdayanti alias Kris Dayanti memperlihatkan reaksi mengejutkan. Menghargai privasi Atta, KD sang mertua langsung melarang wartawan bertanya soal masalah itu ketika hadir di acara syukuran jelang konsernya.
"Enggak usah ngomongin selain konser," larang KD. Ia agaknya berusaha menghormati privasi Atta yang sempat hadir pula di acara syukuran tersebut bersama Aurel Hermansyah dan Ameena. Alih-alih membahas hal itu, KD kini fokus mengungkap persiapan untuk konser "Semesta Krisdayanti" yang akan digelar di JIEXPO Center, Jakarta, 5 Agustus mendatang. Ia justru lebih antusias membahas soal konser yang akan jadi perekat cinta antara Aurel dan adik tirinya, Amora.
"Produksinya ini dijadikan satu yang sangat emosional. Baik merupakan dari lagunya dan juga harmoni," kata KD. "Ini penampilan kami pertama, otomatis menjadi satu gimmick yang istimewa."
Sebelumnya, Atta sudah buka suara terkait curhatan eks sopir, A, yang merasa dizalimi. Menyangkal hal itu, Atta sempat mengungkap soal awal mula dirinya mempekerjakan A. Namun saat menjalani tes drive, A melakukan aksi berbahaya karena menabrak trotoar saat mengantar Aurel yang sedang hamil.
"Semua berawal dari tag an netijen yg banyak banget "bang atta bantu pak arman" kami tergerak hati ngajak berjumpa," kata Atta. "Kita semua pasti setuju driver harus sehat jasmani rohani (karna menyangkut orng yg dibawa). pas test drive pertama langsung bahaya dan kena trotoar kondisi aurel waktu itu kalau tidak salah hamil atau lagi program menuju hamil begitu..teruss karna mau bantu tetep kerja sama kita.. ya kita iyakan buat test biasanya begitu di tempat kami kita kasih kesempatan."
Atta pun mencari solusi dengan jalan memberi tugas A untuk mengantar anak kantor. Namun para pegawai mengeluh soal aksi menyetir A yang cenderung berbahaya. Karena tak memenuhi syarat, Atta hanya memakai jasa A selama 2 bulan. Ia kemudian memberi pesangon dan modal puluhan juta rupiah untuk A.
"Kalau ada yg bilang kerja 2 tahun?? pak A hanya 2 bulanan," ujar Atta. "Di bulan 3 kita langsung kasi pesangon... (kira2 bisa buat beli motor lah) dan pak arman mau usaha jadi kita berikan tanbahan lagi modal 30jt pada waktu itu."
(wk/riaw)