Di media sosial, netizen terus memberikan komentar tentang apa yang mereka yakini sebagai kekurangan dari episode tersebut, termasuk fokusnya pada aspek emosional para anggota dan orang tua FIFTY FIFTY.
- Aissah Vara
- Senin, 21 Agustus 2023 - 11:36 WIB
WowKeren - Baru-baru ini SBS "Unanswered Questions" menayangkan episode spesial FIFTY FIFTY yang ternyata mendapatkan kritikan karena dianggap terlalu fokus pada aspek emosional. Penonton Korea kemudian membagikan lebih banyak pemikiran tentang bagaimana "Unanswered Questions" memuat tentang konflik yang terjadi antara FIFTY FIFTY dan agensinya.
Seperti diberitakan, pemirsa terbagi atas liputan program SBS baru-baru ini tentang sengketa hukum yang sedang berlangsung di FIFTY FIFTY, terutama di antara pemirsa domestik dan internasional. Di media sosial, netizen terus memberikan komentar tentang apa yang mereka yakini sebagai kekurangan dari episode tersebut, termasuk fokusnya pada aspek emosional para anggota dan orang tua FIFTY FIFTY.
Dalam episode tersebut, "Unanswered Questions" secara eksklusif mewawancarai anggota keluarga FIFTY FIFTY, yang menjawab dengan kata-kata seperti, "Aku heran bagaimana hal-hal yang kami alami ditutupi sebagai perbuatan baik (oleh ATTRAKT). Saat ini kami menahan diri untuk tidak mengambil tindakan apa pun dan hanya menunggu", ""Ada saat anggota FIFTY FIFTY lari keluar gedung karena stres. Dia mengalami banyak serangan panik dan bahkan pernah terbangun di rumah sakit dengan respirator setelah pingsan" dan banyak lainnya.
Di bagian komentar, netizen mengkritik acara tersebut karena terlalu menekankan retorika emosional daripada jurnalisme investigasi yang objektif. Sementara itu, The Givers melalui acara tersebut mengeluhkan mengapa ATTRAKT menggunakan istilah eksplisit seperti "gaslighting" dan "tampering" untuk menggambarkan mereka padahal persoalannya hanya antara ATTRAKT dan artisnya.
"Aku tidak tahu mengapa mereka membuat episode ini jika mereka akan fokus pada keluhan emosional masyarakat," komentar netter. "Aku pikir alasan para anggota tiba-tiba mengupload surat tulisan tangan adalah mereka semua tahu bahwa itu akan digunakan untuk keuntungan mereka pada waktunya untuk episode ini," ujar yang lain. "Ini lebih buruk daripada YouTube. Kau bisa mati dengan memberikan respirator kepada seseorang yang mengalami serangan panik... apakah orang tua ini mengatakan yang sebenarnya? Ini semua hanya PPL untuk FIFTY FIFTY. Para member bahkan tidak terlalu populer di negara ini," pungkas lainnya.
(wk/aiss)