Sikap Lembut Dikta Bikin Meleleh Saat Latih Tenis Artis Cantik, Imbalannya Murah
Instagram/dikta
Selebriti

Dikta memberi pengarahan dengan lembut dan sabar saat ia melatih tenis rekan artis perempuan. Momen tersebut tampak dalam video YouTube Hesti Purwadinata.

WowKeren - Dikta yang memang sudah berpengalaman main tenis mendadak dimintai tolong oleh seorang perempuan cantik untuk mengajarinya. Sosok perempuan cantik tersebut adalah Hesti Purwadinata. Momen langka ini terekam dalam video yang diunggah ke kanal YouTube Hesti, Jumat (25/8).

Hesti terang-terangan mengaku kepada Dikta bahwa dirinya belum pernah mencoba bermain tenis. Ini menjadi pengalaman pertamanya bermain tenis. Karena itu, Hesti meminta Dikta untuk mengajarinya dengan sabar.

"Gue beneran nggak bisa loh main tenis. Gue belum pernah sama sekalimain tenis, sama sekali. Jadi megang raket pun gue rasa kaku, tapi gue main bulutangkis nih kan kemarin," ujar Hesti.

Dikta lantas menimpali, menjelaskan bahwa tenis dan bulutangkis dua olahraga yang berbeda, dan tidak bisa disamakan. "Beda, main bulutangkis sama tenis tuh beda. Satu, dari beratnya beda, bulutangkis itu kan enteng raketnya. Terus dia nggak perlu seteknis mungkin, mungkin ya. Gue kan main tenis nih, mungkin bulutangkis tuh secara untuk orang awam lebih gampang, lebih bisa nguasain. Kalau tenis tuh lebih teknikal," jelasnya.

Mendengar penuturan Dikta, Hesti pun menggoda mantan vokalis Yovie & Nuno itu. "Ah sombong lu mah," seloroh Hesti. "Loh enggak, gue bisa lebih sombong kalau nanti di lapangan," jawab Dikta bercanda.


Sebelum mulai berlatih, Dikta mengajak Hesti untuk terlebih dahulu melakukan pemanasan. Setelahnya, Dikta baru menjabarkan kepada Hesti apa-apa saja yang perlu diperhatikan dalam permainan tenis dengan gaya bicaranya yang lembut.

Pertama adalah cara memegang raket. Dikta mencontohkan kepada Hesti bagaimana teknik memegang raket tenis yang benar. Kemudian, Hesti juga diminta untuk menyesuaikan posisi saat ingin melakukan service bola. Di mana bola yang dipegang oleh tangannya tidak boleh terlalu jauh atau pun terlalu dekat dengan dada.

Pun yang terakhir, posisi bola harus tepat di samping sebelum hendak dipukul dengan raket. Dikta lantas mencontohkan kepada Hesti cara memukul bola dengan benar.

Hesti tampak memerhatikan Dikta dengan serius dan fokus, meski masih melakukan kesalahan beberapa kali. Dikta pun tetap mengajari Hesti dengan baik dan sabar. Bahkan ia memuji pukulan Hesti, meski meleset. "Nggak papa," kata Dikta agar Hesti tidak down.

"Lo oke teh, lo tuh buat pemula oke teh," tutur Dikta setelah berlatih. "Ada lah ya bakat?" tanya Hesti. "Ada, ada banget," ucap Dikta.

Seusai latihan, Dikta dan Hesti langsung memutuskan untuk pulang. Lucunya, Dikta meminta diantarkan oleh Hesti seolah sebagai imbalannya telah menjadi pelatih dadakan.

"Lo anterin gue pulang ya," ujar Dikta sambil tersenyum tipis dan menatap Hesti. "Ha?" tanya Hesti yang tampak terkejut. "Anterin gue pulang," ulang Dikta. "Yaudahlah tanggung jawab, tapi lo yang bayarin lapangan," pungkas Hesti yang mau tak mau menuruti permintaan Dikta.

(wk/lara)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Trending
Berita Terbaru