Dinar Candy rupanya pernah diperiksa terkait kasus dugaan promosi judi online hingga uangnya sempat dibekukan oleh polisi. Karena itu, Dinar pun paham soal trik licik para bandar dalam hal mempromosikan judi online secara terselubung.
- Ria Susilo Wardhani
- Kamis, 14 September 2023 - 21:25 WIB
WowKeren - Wulan Guritno sudah menghadiri pemeriksaan terkait dugaan promosi judi online. Setelah diperiksa 7 jam oleh penyidik Bareskrim Mabes Polri pada 14 September, Wulan tak banyak bicara dan hanya mengucap terima kasih.
"Aku seneng banget dikasih ruang untuk klarifikasi dan pastinya aku berterima kasih banget dengan penyidik dari Bareskrim. Sangat profesional," kata Wulan. "Sekarang, aku ada kerjaan lain. Harus ke pekerjaan selanjutnya."
Sementara itu, kasus dugaan promosi judi online tak cuma menyeret Wulan tetapi juga Dinar Candy. DJ seksi itu bahkan sudah pernah diperiksa polisi pada 2017 dan uangnya dibekukan selama 2 bulan untuk kasus serupa.
"Sudah selesai (kasus promosikan situs judi online)," kata Dinar. "Saya dipanggil Polda Metro Jaya tahun 2017. Semua sudah selesai. Uang saya dibekukan selama 2 bulan untuk diperiksa. Tidak, tidak ada keterlibatan saya dalam kasus ini saat ini. Saya sudah di-BAP dua kali."
Tak cuma cerita pengalamannya diperiksa polisi hingga uangnya dibekukan, Dinar juga membongkar trik licik bandar-bandar dalam mempromosikan judi online terselubung. Menurut Dinar, hampir semua bandar menyembunyikan aksinya dengan dalih permainan online biasa supaya tidak memicu kecurigaan.
"Banyak dari mereka yang menyembunyikan hal ini, seperti yang terjadi pada saya saat saya mendapat tawaran yang terlihat seperti permainan game online. Namun, setelah kami memeriksa situs webnya, ternyata itu adalah situs judi," seru Dinar.
Dinar pun berharap para selebgram baru lebih hati-hati dalam mempromosikan permainan game online. Ia juga sempat membocorkan tarif fantastis yang ditawarkan agar para selebgram itu tergiur. "Setahu saya, semua terlibat dalam hal ini membayar tiga digit hanya untuk berbagi cerita selama (15 detik) itu," katanya.
(wk/riaw)