IU Syok dengan Perubahan Budaya Konser di Jepang setelah 12 Tahun Lalu
Instagram/dlwlrma
Musik

IU mengaku sempat khawatir apabila harus menghadapi situasi yang sama dengan saat menggelar konser di Jepang 12 tahun lalu. Namun, beruntungnya kecurigaan IU tidak terjadi.

WowKeren - IU mengaku terkejut dengan perubahan budaya konser di Jepang. Hal itu diutarakannya dalam vlog terbaru yang diunggah ke kanal YouTube pada Rabu (29/5).

Vlog tersebut memperlihatkan sederet momen persiapan IU saat menggelar konser solonya yang bertajuk "H.E.R." di Yokohama, Jepang pada tanggal 23-24 Maret lalu. Sebelum konser dimulai, IU terlebih dahulu melakukan gladi resik untuk beradaptasi dengan venue konser, serta melatih agar tidak melakukan kesalahan saat hari H.

Saat konser berlangsung, IU tak segan menyampaikan perasaannya kepada para penggemar. Kekasih Lee Jong Suk ini benar-benar mengaku terkejut dengan perubahan budaya konser di Jepang saat ini dengan dulu.

"Banyak hal yang berubah setelah 12 tahun," ungkap IU. Ia mengingat pengalamannya 12 tahun lalu saat menggelar konser di Jepang, di mana hanya ada suasana yang tenang dan fokus selama acara berlangsung. Tidak ada penggemar yang ikut bernyanyi bersamanya, atau pun melontarkan fanchant yang menjadi ciri khas dalam sebuah konser.

Namun, kini semuanya sudah berubah. IU sempat merasa khawatir ketika bertanya kepada para staf yang mengurusi konsernya di Jepang. Ia meminta izin untuk mengajak para penonton menyanyi bersamanya.

"Aku merasa agak khawatir. Aku sudah bertanya pada para staf Jepang di sini selama 30 menit. Akankah mereka (fans) bisa mengikutiku bernyanyi? Tapi para staf itu bilang kalau selama ini sudah banyak yang berubah di Jepang. Aku sempat berpikir itu semua hanyalah bohong," tutur IU.

"Para staf dari Jepang mengatakan kalian akan ikut bernyanyi jika aku menyodorkan mikrofon. (Tapi aku tetap merasa curiga) bagaimana kalau mereka tidak melakukannya? Tapi staf berkata 'Mereka pasti akan melakukannya, percayalah. Percayalah mereka akan ikut bernyanyi'. Mereka semua memintaku untuk percaya dan aku pun memercayai kalian. Ternyata kalian tidak bohong," imbuhnya seraya tersenyum puas.

Seusai konser, IU kembali membicarakan perihal perubahan ini. "Aku tak menantikan mereka ikut bernyanyi atau fanchant. Aku masih kurang aktual tentang budaya konser di Jepang karena ingatanku masih di 12 tahun yang lalu," jelas pelantun "Love Wins All" ini.

"Tapi karena mereka menikmatinya bersama, berteriak, dan ikut bernyanyi sama seperti di Korea, aku jadi merasa senang, tapi juga sedih. Tentu aku merasa sangat terharu alih-alih sedih. Suara tepuk tangannya juga sangat hangat. Dulu aku sering mendengar suara itu. Mereka seperti mengatakan, kami ada di sini, tetaplah bersemangat. Aku seperti bertemu dengan teman yang sudah lama tak aku temui," pungkasnya.

(wk/lara)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait