Momen ketika DK SEVENTEEN menunjukkan dukungan terhadap Palestina yang tengah mengalami genosida dan serangan Israel saat live diduga telah dihapus HYBE.
- Intan Maharani
- Senin, 03 Juni 2024 - 11:01 WIB
WowKeren - DK SEVENTEEN (II) diduga dibungkam oleh HYBE saat menunjukkan gestur dukungan untuk Palestina. Dengan situasi yang semakin parah di Palestina, para selebriti termasuk DK diharapkan menggunakan platformnya untuk meningkatkan kesadaran terhadap genosida yang dilakukan Israel.
Pada Minggu (2/6/2024), DK melakukan live di Weverse dan membaca banyak komentar yang salah satu di antaranya mengungkap bahwa Carat Palestina sedang dalam bahaya. Sosok yang juga akrab dipanggil Dokyeom itu diminta melakukan gestur untuk menjawab pertanyaan apakah mereka tidak diperbolehkan bicara soal Palestina.
Berdasarkan terjemahan penggemar lain, komentar itu berbunyi, “Dokyeom, CARAT Palestina sekarang dalam bahaya karena gencatan senjata. Anak-anak di luar juga mengalami kesulitan. Apakah kamu menyadari hal ini dan mendukung Palestina? Jika kamu tidak dapat membicarakan hal ini, silakan lakukan (emoji mengangkat sebelah tangan) [sic!].”
Para penggemar yang memperhatikan melihat DK tiba-tiba mengangkat tangannya. Alhasil, banyak yang menganggap gesturnya mengangkat sebelah tangan dengan jari terbuka adalah upayanya menyuarakan dukungan terhadap Palestina.
Akan tetapi, bahasa Korea yang terpatah-patah dari komentar itu menimbulkan berbagai dugaan lain. Banyak penggemar yang tidak tahu bagaimana DK menafsirkan komentar itu.
Kendati demikian, live DK sempat dihapus oleh agensi. Bukan seutuhnya, Carat menemukan beberapa bagian yang dihapus dari agensi sana termasuk saat mengangkat tangan.
Selain itu, fans yang menonton live DK menyadari bahwa komentar tentang palestina dan benderanya dihapus. Alhasil, banyak fans semakin percaya bahwa artis HYBE memang dibungkam dan tidak diperbolehkan bicara mengenai genosida di Palestina dan agensi tersebut diduga mendukung zionisme.
"Faktanya saja bahwa postingan weverse dan surat penggemar tentang boikot dan penyensoran dan/atau penghapusan Palestina juga sudah menjelaskan banyak hal. ini sebenarnya hanya membungkam para artis meskipun mereka adalah duta UNESCO," kata salah satu netizen.
"Hybe menghapus postingan dan surat penggemar di weverse yang meminta idol untuk berbicara tentang Palestina dan kemudian mengomentari kehidupan dan sekarang ini… perusahaan itu akan terbakar di neraka," sahut netizen lain.
"SV/T adalah grup besar dan sukses yang telah memasuki karir mereka selama 9 tahun dan masih dibungkam. Dilarang mengucapkan sepatah kata pun. Meski begitu, masyarakat tetap bersikap layaknya seorang idol yang diperbolehkan berekspresi secara bebas [sic!]," imbuh yang lain.
Selain DK, artis lain seperti Beomgyu dan Yeonjun TXT, hingga Leehan BOYNEXTDOOR juga berusaha membicarakan tentang situasi ini tetapi dibungkam agensi. Pernyataan Huh Yunjin LE SSERAFIM juga sempat disorot karena ia mengaku “tidak boleh menyampaikan sesuatu yang bisa kusampaikan” dalam suratnya untuk penggemar.
(wk/inta)