Setelah lama bungkam, pihak SM Entertainment akhirnya memberikan klarifikasi soal rumor kencan Haechan dan Johnny NCT dengan tiga wanita sekaligus di Tokyo yang belakangan bikin heboh.
- Diah Candra Trisanti
- Selasa, 04 Juni 2024 - 22:38 WIB
WowKeren - Haechan dan Johnny belum lama ini dirumorkan terlibat kencan dengan tiga wanita sekaigus di Tokyo. Tudingan ini dilayangkan seorang promotor kehidupan malam terkemuka di Jepang. Dua member NCT itu dituding berada di sebuah hotel di Tokyo dan tidur dengan fans.
Selain Haechan dan Johnny, nama Kim Heechul Super Junior juga ikut diseret. Melalui pesan Bubble miliknya, Heechul pun memberikan respons.
"Heechul-ah, apa yang telah kamu lakukan di Jepang?" tanya salah satu netizen. "Aku sedang menonton (beritanya) juga. Aku sudah bicara dengan perusahaan karena aku takut kalau aku akan membuat kesalahan di Instagram nantinya. Agar membuat kalian tenang, aku tidak pernah makan, minum, atau bertemu dengan junior perusahaan di luar. Aku bahkan tidak memiliki nomor kontaknya," balas Heechul.
Rumor kencan yang menyeret nama Haechan, Johnny, dan Heechul ini pun sempat menjadi berita nasional Korea Selatan. Setelah lama bungkam, pihak SM Entertainment akhirnya memberikan klarifikasi.
Dengan tegas, SM membantah rumor tersebut. Pihak SM berjanji akan mengambil langkah hukum untuk menggugat pihak-pihak yang telah menyebarkan rumor tersebut.
"Halo, ini adalah SM Entertainment. Saat ini, rumor seputar keterlibatan Johnny dan Haechan dalam prostitusi, narkoba, dan konten tidak senonoh lainnya sedang direproduksi dan disebarkan secara online. Setelah memverifikasi fakta-fakta yang ada, tuduhan ini sama sekali tidak benar, dan (rumor ini) merupakan tindakan kriminal yang secara serius mencemarkan nama baik artis kami," ungkap pihak SM.
"Selain itu, rumor jahat dan fitnah terus disebarkan tentang NCT dan artis kami yang lain, termasuk Heechul. Kami telah mengumpulkan bukti yang cukup terkait postingan yang dipermasalahkan dan kami tidak akan tinggal diam. Kami akan memastikan para pelaku yang menyebarkan informasi ini akan dihukum tanpa keringanan atau penyelesaian, terlepas dari kewarganegaraan mereka. Perlu diketahui bahwa setiap tindakan memposting konten berbahaya dapat dikenai hukuman. Terima kasih," tandas pihak SM.
(wk/diah)