CEO ADOR, Min Hee Jin, menghadapi tuduhan serius tentang keterlibatan dukun dalam pengelolaan label dan pemilihan trainee untuk membentuk NewJeans. Disebutkan nominal uang yang diduga dihabiskan CEO tersebut.
- Intan Maharani
- Rabu, 24 Juli 2024 - 09:28 WIB
WowKeren - Sebelumnya dalam konferensi pers darurat, Min Hee Jin, CEO ADOR, mengadakan konferensi pers darurat untuk menanggapi tuduhan keterlibatan dukun dalam manajemen ADOR yang diajukan oleh HYBE. “Ibu” dari NewJeans tersebut mengklaim bahwa dukun itu hanyalah seorang kenalan.
Namun, menurut percakapan yang diungkapkan oleh Dispatch baru-baru ini, hubungan antara CEO Min dan dukun tersebut tampaknya lebih dari sekadar kenalan. Pada tanggal 23 Juli, Dispatch mengungkap percakapan antara CEO Min dan dukun A mengenai operasional perusahaan setelah memutuskan hubungan dengan Source Music.
Keduanya membahas cara untuk menciptakan label independen, mengambil trainee dari Source Music, dan membuat Bang Si Hyuk mundur dari proyek mereka. CEO Min bahkan meminta ulasan dari dukun untuk memilih anggota grup debut.
CEO Min dilaporkan mengirimkan foto-foto trainee kepada dukun itu untuk mendapatkan pendapatnya. Dukun tersebut memberikan komentar seperti "Orang ini terlihat seperti orang bodoh. Saya bisa melihat jiwa kedua di matanya," dan "Saya tidak melihat banyak dalam diri Danielle, tetapi dia akan baik untuk debut di AS."
Singkatnya, dukun memainkan peran besar dalam keputusan akhir CEO Min dalam memilih lineup debut.
CEO Min sebelumnya mengklaim bahwa dia tidak pernah terlibat dalam praktik perdukunan. Ketika muncul kecurigaan tentang CEO yang meminta pendapat dukun mengenai wajib militer BTS, CEO Min mengaku bahwa itu adalah kenalan saja.
"Orang yang kuajak bicara adalah seorang teman yang kebetulan bekerja sebagai dukun. Apakah salah memiliki teman yang bekerja sebagai dukun?" ujarnya
Namun, percakapan yang diungkapkan mengungkapkan CEO Min menyebutkan hadiah sebesar 15 juta won (sekitar Rp175 juta) untuk dukun tersebut tanggal 25 Februari 2021. CEO Min juga membuat permintaan khusus seperti "Aku berharap proyek girl group berjalan lancar tanpa campur tangan dan kerugian Bang Si Hyuk," dan "Aku berharap reaksi terhadap label ADOR-ku baik."
CEO Min menghabiskan 40 juta won (sekitar Rp468 juta) untuk layanan dukun tersebut selama dua bulan. Dugaan CEO Min menghabiskan setelangah miliar rupiah ini sepenuhnya bertentangan dengan klaim bahwa dia tidak terlibat dalam praktik dukun.
Sebagai tambahan, bertentangan dengan klaim CEO Min, Belift Lab telah mengeluarkan pernyataan yang meragukan tuduhan plagiat, dan alasan penundaan debut NewJeans ternyata karena CEO Min menyerahkan materi branding delapan bulan terlambat, bukan karena Source Music.
Selain praktik perdukunan, CEO Min juga tengah menghadapi tuduhan telah mencuri trainee Source Music untuk mendebutkan NewJeans di bawah ADOR. Padahal, ia mengaku telah membuat konsep grup sendiri.
Pada hari yang sama, Dispatch mengungkapkan bahwa Source Music telah mempersiapkan untuk mendebutkan girl grup sejak 2018, dengan nama N Team (sekarang NewJeans). Tujuan awalnya adalah untuk mendebutkan mereka pada kuartal ketiga 2021. Awalnya, Source Music bertanggung jawab atas koreografi dan manajemen grup, Bang PD pendiri HYBE bertanggung jawab atas musik, dan CEO Min bertanggung jawab atas branding.
Namun, CEO Min menginginkan lebih banyak wewenang dalam grup tersebut. Pada Maret 2021, CEO Source Music So Sung-Jin setuju dan CEO ADOR menjadi pemimpin tunggal proyek tersebut. CEO Min juga menjadi bertanggung jawab atas musik dan koreografi girl group tersebut. Namun, proyek N Team gagal terwujud.
Merespons laporan tersebut, ADOR menolak klaim. Mengancam akan mengambil tindakan hukum, label tersebut menyatakan, "Laporan tersebut adalah informasi palsu dan bersifat fitnah. Kami saat ini sedang mempersiapkan untuk mengambil tindakan hukum."
(wk/inta)