Kini pada 8 Oktober, media Ten Asia mengabarkan bahwa Taeil mantan member NCT dituntut karena diduga melakukan kekerasan seksual terhadap seorang wanita asing yang mabuk.
- Farida Amalia Dwi Yanti
- Selasa, 08 Oktober 2024 - 11:58 WIB
WowKeren - Kasus pelecehan seksual yang dilakukan Taeil eks NCT semakin terkuak kebenarannya. Sebelumnya, terkuak bahwa cowok kelahiran tahun 1994 itu melakukan pemerkosaan terhadap wanita mabuk. Tak sendirian, Taeil kabarnya melakukan kejahatan itu bersama 2 temannya.
Kini pada 8 Oktober, media Ten Asia mengabarkan bahwa Taeil dituntut karena diduga melakukan kekerasan seksual terhadap seorang wanita asing yang mabuk. Pemerkosaan yang dilakukan Taeil bersama dua temannya itu dilakukan pada bulan Juni lalu.
Terungkapnya korban Taeil sebagai wanita asing yang sedang mabuk ini langsung ramai menuai perhatian netizen Korea Selatan. Banyak yang emosi dan mengharapkan agar pria itu agar segera dijebloskan ke penjara karena perbuatannya sungguh jahat.
"Dia mungkin berpikir dia tidak akan tertangkap karena wanita itu adalah orang asing. Oke, aku mengerti sekarang[sic!]," tulis seorang netizen. "Dia mungkin berpikir dia bisa lolos begitu saja karena dia orang asing. Lalu setelah melakukan semua ini, dia tanpa malu-malu menghadapi penggemarnya[sic!]," tambah yang lain.
"Gila. Tiga pria menyerang seorang wanita? Apakah itu binatang atau apa? Bahkan rehabilitasi tidak akan berhasil padanya. Dan untuk berpikir dia benar-benar melanjutkan jadwalnya setelah itu...? Apakah dia gila?[sic!]," sahut netizen lainnya.
Di sisi lain, dua teman yang memerkosa bersama Taeil disebut bukanlah selebritas atau orang terkenal. Setelah diselidiki oleh Kantor Polisi Bangbae, kasus pemerkosaan ini dilimpahkan ke Kantor Kejaksaan Pusat Seoul. Mereka belum memanggil Taeil.
Taeil akan dijerat dengan kasus pemerkosaan khusus. Hal ini mengacu pada saat pelaku menggunakan senjata, atau jika dua orang atau lebih bekerja sama untuk memperkosa seseorang yang tidak sadarkan diri atau tidak memiliki cara untuk membalas.
Jika Taeil mengakui tuduhan ini, cowok itu bisa menghadapi hukuman lebih dari tujuh tahun penjara menurut hukum. Terkait hal ini, SM Entertainment berkomentar singkat, "Kasus ini sedang diselidiki dan sulit untuk memberikan pernyataan saat ini."
(wk/amal)