Kahi Kuak Alasan Tinggalkan Bali usai 5 Tahun Menetap
Instagram
Selebriti

Kahi mengakui bahwa dirinya berada di titik terendah usai hengkang dari After School. Agensi Kahi dikatakan tidak memperhatikannya, dan wanita itu berjuang dengan kesulitan keuangan

WowKeren - Kahi sempat memutuskan tinggal di Bali, Indonesia selama sekitar 5 tahun. Namun, mantan member After School itu meninggalkan Pulau Dewata pada 2024 lalu dan kembali ke Korea Selatan. Dalam wawancara belum lama ini, Kahi mengungkap alasannya pulang kampung.

Pada 20 Februari, sebuah video berjudul "The Daily Life Reveal of the Original Diva Idol, After School's Kahi!” diunggah ke saluran YouTube CGN. Dalam video tersebut, Kahi merenungkan hidupnya setelah meninggalkan After School dan waktu yang dihabiskannya bersama keluarganya di Bali.

"Ketika aku menjadi seorang idol, aku benar-benar harus bekerja keras untuk dicintai, mendapatkan perhatian, dan diakui. Kupikir aku bekerja keras untuk itu," ujarnya. Akan tetapi, pemikiran Kahi berubah usai memiliki dua orang anak laki-laki.

"Namun setelah aku punya anak, aku menyadari kalau aku sudah mati-matian mengejar pengakuan, seperti kuda pacu. Aku mengalihkan fokusku ke keluargaku, dan itu menjadi lebih mudah. Aku menyadari kalau sudah hidup dengan sangat putus asa," ungkapnya.


Meskipun After School sukses, Kahi mengungkapkan bahwa ia menghadapi perjuangan emosional yang berat. "Aku pergi ke gereja dan menangis sendirian. Saya merasa sangat kesepian, tersesat, dan tertekan. Itu sangat sulit," tutur wanita kelahiran tahun 1980 itu.

Kahi pun mengakui bahwa dirinya berada di titik terendah usai hengkang dari After School. "Aku merasa seperti berada di titik terendah setelah meninggalkan After School. Aku dalam kondisi yang sangat buruk. Agensi tidak memperhatikanku, dan aku berjuang dengan kesulitan keuangan," ungkapnya.

Kahi mengatasi tantangan ini dengan berfokus pada imannya. Setelah itu, ia membeberkan alasan sesungguhnya memutuskan meninggalkan Bali, tempatnya menetap bersama keluarganya selama sekitar 5 tahun. Kahi rupanya ingin membuka akademi di Korea.

"Aku selalu bermimpi untuk menjalankan akademi, tetapi itu tidak mungkin karena keadaan. Aku berada di Bali, dan meskipun aku bisa bekerja di Korea, aku terus berpikir, 'Aku semakin tua, dan kesempatan bagiku untuk melakukan banyak hal semakin berkurang. Apa yang aku lakukan?' Pikiran-pikiran itu membuatku merasa terkuras secara emosional," curhatnya.

Kahi mengakui, "Aku tidak bahagia. Aku mengalami masa yang sangat sulit. Aku depresi. Kemudian suamiku tiba-tiba harus kembali ke Korea. Begitu tiba di Korea, aku merasa bertekad untuk mewujudkan impiaku, dan saat itulah aku mulai serius mengejarnya."

(wk/amal)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait