Kim Seon Ho dan agensinya menanggapi tuduhan penghindaran pajak dengan tegas.
- Selasa, 10 Maret 2026 - 01:36 WIB
WowKeren - Aktor Kim Seon Ho baru-baru ini mengeluarkan pernyataan terkait tuduhan penghindaran pajak yang muncul akibat pengelolaan perusahaan keluarga. Agensinya, Fantagio, dengan tegas membantah tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa semua tindakan yang diambil telah sesuai dengan hukum yang berlaku di Korea Selatan.
Isu ini mencuat setelah laporan berita yang mengklaim bahwa Kim Seon Ho mendirikan sebuah perusahaan satu orang untuk alasan finansial yang tidak tepat. Mengingat popularitasnya dan kembalinya ia ke dunia akting, tuduhan ini pun menarik banyak perhatian. Manajer bakatnya pun memberikan tanggapan resmi mengenai situasi ini.
Dalam pernyataan yang dirilis melalui Fantagio, agensi menjelaskan latar belakang perusahaan tersebut dan status kontrak Kim saat ini. Fantagio mengatakan, "Halo. Ini adalah Fantagio, agensi yang mewakili aktor Kim Seon Ho. Kami ingin mengeluarkan posisi resmi kami terkait laporan yang diterbitkan hari ini mengenai pengoperasian perusahaan satu orang oleh Kim Seon Ho."
Agensi kemudian menjelaskan tentang pengaturan profesional Kim dan kepatuhan pajaknya. Fantagio menambahkan, "Kim Seon Ho saat ini aktif di bawah kontrak eksklusif yang ditandatangani atas nama pribadinya dengan Fantagio, dan ia dengan setia mematuhi semua prosedur hukum dan terkait pajak yang berhubungan dengan hubungan kontraktual dan aktivitasnya saat ini."
Menyikapi tuduhan inti, Fantagio menekankan bahwa perusahaan tersebut tidak didirikan untuk menghindari pajak. Agensi menjelaskan, "Perusahaan satu orang yang disebutkan dalam laporan tersebut didirikan untuk produksi teater dan kegiatan terkait teater, dan sama sekali tidak didirikan untuk tujuan pengurangan pajak secara sengaja atau penghindaran pajak."
Fantagio juga mencatat bahwa perusahaan tersebut telah tidak aktif dan saat ini sedang dalam proses pembubaran. Mereka menambahkan, "Setelah berpindah ke Fantagio, kegiatan bisnis yang sebenarnya tidak berlangsung selama kurang lebih setahun, dan perusahaan kini dalam proses penutupan sesuai dengan hukum dan prosedur yang relevan." Pernyataan itu ditutup dengan penekanan agensi untuk mencegah kesalahpahaman.
Tuduhan ini berasal dari laporan yang diterbitkan pada 1 Februari 2026, yang mengklaim bahwa Kim mendirikan perusahaan tersebut pada Januari 2024 di alamat rumahnya di Yongsan-gu, Seoul. Laporan tersebut menyebutkan bahwa Kim menjabat sebagai CEO, sementara orang tuanya terdaftar sebagai direktur internal dan auditor.
Outlet yang sama menganalisis bahwa perusahaan tersebut tampaknya berfungsi sebagai sarana untuk pemisahan pendapatan dan pengelolaan aset daripada operasi bisnis yang aktif. Mereka lebih lanjut mengklaim bahwa gaji yang dibayarkan kepada orang tua Kim dikembalikan dan bahwa dana perusahaan digunakan untuk biaya pribadi, yang menimbulkan kecurigaan tentang penghindaran pajak dan penyalahgunaan dana.
Sampai saat ini, Kim Seon Ho dan agensinya tetap berpegang pada pendapat bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar dan semua tindakan yang diambil adalah sah serta transparan.
(wk/timw)