Drama Zhu Yu Raih Popularitas Tinggi, Namun Dihujani Kontroversi
Instagram/Instagram
Selebriti

Zhu Yu capai kesuksesan di platform streaming, namun dibanjiri kritik dari penonton.

WowKeren - Drama sejarah Tiongkok, Zhu Yu, telah mencapai pencapaian luar biasa di platform streaming, namun bersamaan itu, drama ini juga menghadapi gelombang kritik yang semakin besar dari penonton. Mereka menuduh platform streaming telah memanipulasi data performa untuk meningkatkan popularitasnya.

Menurut laporan dari Sina pada 11 Maret, Zhu Yu berhasil melampaui 10.000 poin popularitas di iQIYI dan 30.000 poin di Tencent Video. Angka ini biasanya menjadi indikator bahwa sebuah drama telah menjadi 'hit besar' di platform tersebut. Pencapaian ini umumnya menunjukkan kesuksesan yang luar biasa dan dominasi dalam diskusi online serta jumlah penonton.

Namun, perayaan ini tidak bertahan lama, karena banyak penonton mulai mengisi kolom komentar di postingan ucapan selamat dari iQIYI dengan tuduhan bahwa platform tersebut telah menggelembungkan statistik dan memanipulasi metrik penonton. Beberapa komentar bahkan mendapatkan antara 50.000 hingga 70.000 likes, menunjukkan besarnya ketidakpuasan yang berkembang.

Ketegangan semakin meningkat ketika beberapa penggemar mulai menuntut pengembalian dana dari platform tersebut. Di tahun-tahun sebelumnya, komunitas penggemar sering mengeluarkan uang untuk meningkatkan metrik popularitas bagi drama yang dibintangi aktor favorit mereka, membantu mendorong judul-judul tersebut ke peringkat lebih tinggi di platform.

Namun dengan Zhu Yu, penonton percaya bahwa platform telah secara artifisial meningkatkan metrik performa tanpa memerlukan usaha promosi tersebut. Akibatnya, penggemar dari aktor lain merasa bahwa mereka telah mengeluarkan uang sia-sia untuk mendukung proyek idola mereka dan kini menuntut kompensasi atas apa yang mereka anggap perlakuan tidak adil.


Drama ini dibintangi oleh Zhang Linghe dan Tian Xiwei, yang keduanya menarik perhatian dengan penampilan visual yang mencolok dan chemistry yang kuat di layar. Serial ini juga dipuji karena visual sinematik dan arahan estetik di bawah sutradara Zeng Qingjie.

Meski demikian, beberapa penonton berpendapat bahwa cerita dalam drama ini belum mencapai puncak dramatis yang signifikan atau menciptakan buzz nasional yang biasanya terkait dengan drama blockbuster. Hal ini membuat kenaikan cepat peringkat penonton dari serial ini tampak mencurigakan bagi para kritikus.

Menambah kontroversi, Tencent Video dilaporkan mengalami masalah sistem yang menganggap setiap detik pemutaran iklan sebagai satu kali penayangan drama penuh, yang secara dramatis meningkatkan total jumlah tayangan yang tercatat. Platform tersebut juga dituduh melakukan penyesuaian pada 'heat scores' internal untuk mendorong drama tersebut melewati beberapa tonggak peringkat dalam waktu singkat.

Ketika iQIYI menghapus komentar kritis dari postingan mereka, langkah tersebut memicu kemarahan lebih lanjut di kalangan penonton. Banyak pengguna berargumen bahwa menghapus kritik hanya memperkuat kecurigaan bahwa platform sedang memanipulasi data untuk mempromosikan produksi tertentu.

Kritikus memperingatkan bahwa praktik semacam ini dapat merusak kepercayaan dalam industri hiburan, menjadikan sulit bagi penonton untuk menentukan tayangan mana yang benar-benar populer. Beberapa penonton bahkan menyerukan kepada otoritas regulasi untuk menyelidiki apakah dugaan manipulasi data tersebut melanggar aturan pengelolaan statistik media.

Di tengah kontroversi ini, reputasi dua aktor utama drama juga terpengaruh, karena perdebatan publik semakin fokus pada apakah metrik performa yang mengesankan dari serial ini mencerminkan popularitas yang nyata atau hanya angka yang terinflasi secara artifisial.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait